Fundación CARF
Donasi

Rencana keluarga Cremades: Keberanian untuk melakukan hal yang mustahil

07/01/2021

Los planes de los Cremades, libro. Fundación CARF

Saya pertama kali bertemu dengan Don Javier Cremades ketika dia menjadi pendeta di Fakultas Jurnalisme di Universitas Complutense. Itu sekitar dua puluh tahun yang lalu.

Sejarah keluarga Cremades, dan khususnya sosok Don Javier Cremades Sanz-Pastor (Zaragoza, 27 Januari 1946-Madrid, 7 Januari 2021), memberikan kesaksian tunggal tentang iman yang berani dan kepercayaan penuh kepada Tuhan. Rencana Cremades Ini adalah karya yang sangat manusiawi, di mana kenangan keluarga dan anekdot yang sarat makna spiritual berpadu. Selain itu, karya ini juga mencerminkan pengalaman nyata seorang ibu yang mampu menanamkan kepada anak-anaknya nilai-nilai untuk menjalani iman dengan penuh keberanian.

Karya ini memungkinkan kita untuk menemukan bagaimana, di balik setiap gerakan sehari-hari, dapat tersembunyi pelajaran bagi kehidupan imamat dan dedikasi kepada Kebaktian di gereja.

Sebuah keluarga yang ditandai dengan kepercayaan kepada Tuhan

Ibu Don Javier, Doña Pilar, muncul dalam buku ini sebagai tokoh kunci. Sebagai seorang wanita berkarakter teguh dan penuh pengabdian, ia membesarkan anak-anaknya dalam lingkungan di mana kepercayaan kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang abstrak, melainkan nyata. Salah satu peristiwa paling penting terjadi pada tahun 1958, ketika ia melihat mobil Saint Josemaría Escrivá melalui jalan-jalan di Saragossa. Tanpa ragu-ragu, ia memutuskan untuk mengikutinya, yakin bahwa ia harus memintanya untuk memberkati dia dan anak-anaknya.

Adegan itu, yang diceritakan oleh Don Javier dengan nada jenaka dan penuh kekaguman, merupakan contoh bagaimana keberanian dapat lahir dari iman yang paling sederhana: iman yang penuh kelembutan dan intuisi spiritual seorang ibu.

La familia Cremades con san Josemaría Escrivá de Balaguer

Pemberkatan Saint Josemaría: sebuah gerakan yang menandai seluruh keluarga

Episode ini, yang telah berkali-kali diceritakan oleh keluarga tersebut, merangkum inti dari “rencana-rencana” yang menjadi judul buku ini. Bagi keluarga Cremades, percaya kepada Tuhan berarti bertindak dengan tegas dan membuka jalan. Itu berarti mencoba hal-hal yang tampak sulit dan meyakini bahwa Takdir juga terwujud melalui tindakan-tindakan kecil.

Sikap Doña Pilar sangat memengaruhi anak-anaknya, terutama Javier, yang menyadari bahwa cinta kepada Tuhan diwujudkan melalui tindakan nyata dan kemampuan untuk melangkah tanpa rasa takut. Inilah yang membentuk salah satu ciri khas dalam kehidupan imamatnya.

Sacerdote mayor con gafas y alzacuellos, mirando a cámara con expresión serena.
Potret Don Javier Cremades yang menyampaikan kedekatan dan ketenangan dalam pekerjaan pastoralnya.

Gaya imam yang menyenangkan dan sangat manusiawi

Dalam halaman-halaman buku ini terdapat serangkaian cerita yang menunjukkan kepribadian Don Javier yang ceria, ramah, dan sangat spiritual. Gayanya yang lugas dan kemampuannya untuk menceritakan anekdot dengan humor menunjukkan cara menghayati iman yang tidak memisahkan yang sakral dari yang sehari-hari.

Dari masa remajanya hingga pekerjaan pastoralnya, ia tampil sebagai seorang imam yang dipahami oleh pelayanan tersebut sebagai pelayanan yang terus-menerus. Hal ini bukan hanya sekadar menyampaikan ajaran, melainkan juga mendampingi orang-orang dengan sabar dan menghibur mereka dengan penuh kelembutan.

Banyak kisah dalam buku ini menggambarkan bagaimana Don Javier menghadapi rintangan dan kejutan dengan tenang. Ia mengubah situasi-situasi tersebut menjadi kesempatan untuk mengabdi. Ibunya mengajarkannya bahwa tidak ada yang di luar rencana Tuhan, dan ia menerapkan keyakinan itu dalam pelayanannya.

Keberanian yang ia pelajari di rumah berubah menjadi gaya kepastoran: tidak takut menghadapi tantangan dan menularkan rasa percaya diri kepada orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, subjudul buku ini, “Keberanian dalam Hal-Hal yang Tampak Mustahil”, menggambarkan cara konkret dalam menghidupi iman.

Melalui halaman-halaman bukunya, terlihat betapa pentingnya persahabatan bagi Don Javier. Ia memandang tugas imamat sebagai pendampingan pribadi. Setiap jiwa layak mendapatkan waktu, perhatian, dan perlakuan yang ramah.

Dalam tulisan-tulisannya terdapat kisah-kisah tentang orang-orang muda yang ia dorong untuk menemukan panggilan mereka, pasangan-pasangan yang ia bantu untuk memperkuat iman mereka, dan orang-orang yang menemukan di dalam dirinya seorang pembimbing rohani yang bijaksana dan penuh sukacita.

Rencana Cremades, sebuah kesaksian yang menjelaskan misi pembentukan Yayasan CARF.

Membaca buku ini sangat bermanfaat untuk memahami hubungan antara keberanian dan misi. Keyakinan keluarga Cremades terhadap Takdir bukanlah suatu bentuk kenaifan, melainkan keyakinan yang mendalam bahwa iman menuntut inisiatif. Don Javier menerapkan pandangan ini sepanjang hidupnya.

Pelayanannya selalu bernada konstruktif dan memberi semangat, sehingga mampu mendorong orang lain untuk memandang ke depan. Sikap ini sangat penting bagi memahami pentingnya membentuk imam bahwa kita menghadapi tantangan hari ini dengan ketenangan dan penilaian.

Dalam pengertian ini, Rencana Cremades memiliki nilai khusus untuk misi Yayasan CARF. Isinya mengingatkan bahwa formasi imam harus didukung oleh contoh nyata.

Kesaksian keluarga Kristen seperti keluarga Cremades membantu menggambarkan pentingnya membesarkan imam-imam masa depan dengan semangat pelayanan dan iman yang kuat.

Selain itu, buku ini mengajak kita untuk merenungkan peran keluarga dalam munculnya panggilan. Kisah Doña Pilar merupakan contoh bagaimana seorang ibu dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perjalanan spiritual anak-anaknya. Cara beliau menghidupi iman serta keyakinannya pada Takdir Ilahi telah menciptakan suasana yang mendukung bagi Javier untuk mendengarkan suara Tuhan.

The seminaris dan imam yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melayani Gereja menemukan dalam kesaksian mereka sebuah panggilan untuk menghargai akar mereka dan menumbuhkan rasa syukur yang memperkuat komitmen mereka.

Pada akhirnya, buku ini menyampaikan sebuah pelajaran yang jelas: iman, jika dijalani dengan mendalam, memperluas cakrawala. Iman mengajak kita untuk bertindak dan mengubah kehidupan sehari-hari menjadi sebuah pertemuan dengan Tuhan.

Keberanian Kristen bukanlah suatu sifat yang luar biasa, melainkan sikap yang dapat ditumbuhkan oleh siapa pun. Ini adalah keberanian yang tenang, rendah hati, dan gigih, yang muncul dari keyakinan bahwa Allah tidak akan meninggalkan mereka yang percaya kepada-Nya.

Keluarga Cremades dan sosok Don Javier menjadi teladan di masa kini. Kisah mereka menginspirasi dan mengingatkan kita bahwa hal-hal yang “tampaknya mustahil” sebenarnya adalah kesempatan untuk membiarkan Tuhan bertindak.

Bagi mereka yang bekerja dalam pendidikan imam dan seminaris, buku ini merupakan sebuah undangan untuk memperbaharui kepercayaan diri dalam misi dan untuk menyebarkan sukacita iman yang dihidupi dengan penuh tanggung jawab.


Antonio R. Rubio PloLulusan Sejarah dan Hukum. Penulis dan analis internasional @blogculturayfe / @arubioplo


Bagikan
magnifiercrossmenu linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram