{"id":229813,"date":"2026-05-30T02:00:49","date_gmt":"2026-05-30T00:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fundacioncarf.org\/?p=229813"},"modified":"2026-05-20T17:10:46","modified_gmt":"2026-05-20T15:10:46","slug":"solemnidad-santisima-trinidad-amor-espirtu-santo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/solemnidad-santisima-trinidad-amor-espirtu-santo\/","title":{"rendered":"Minggu 31 Mei, Hari Raya Tritunggal Mahakudus"},"content":{"rendered":"

Kebenaran yang diwahyukan tentang Tritunggal Mahakudus sejak awal telah menjadi akar dari iman yang hidup dalam Gereja, terutama dalam tindakan Pembaptisan. Hal ini menemukan ekspresinya dalam aturan iman baptisan, yang dirumuskan dalam khotbah, katekese dan doa-doa Gereja. Rumusan-rumusan ini sudah ditemukan dalam tulisan-tulisan para rasul, seperti salam dalam liturgi Ekaristi: \"Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian\" (2 Co<\/em>\u00a013,13; bdk.\u00a01 Co<\/em>\u00a012,4-6;\u00a0Ef<\/em>\u00a04,4-6). Referensi ini diambil secara harfiah dari poin 249 Katekismus Gereja Katolik.<\/p>\n\n\n\n

Perayaan liturgi dari Kekhidmatan Tritunggal Mahakudus<\/strong> mengundang kita untuk menyelami inti dari iman kita. Pada hari ini, Gereja memanggil kita untuk merenungkan Kasih yang tak terbatas yang menyatukan Bapa, Putra dan Putra Yesus Kristus. Roh Kudus<\/a>.<\/p>\n\n\n\n

\n