{"id":228925,"date":"2026-04-21T02:00:00","date_gmt":"2026-04-21T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fundacioncarf.org\/?p=228925"},"modified":"2026-04-13T14:00:35","modified_gmt":"2026-04-13T12:00:35","slug":"sacerdote-solo-necesita-estar-comunion-con-dios","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/sacerdote-solo-necesita-estar-comunion-con-dios\/","title":{"rendered":"\u00abImam hanya perlu bersekutu dengan Tuhan\u00bb.\u00bb"},"content":{"rendered":"<p>Cara terbaik untuk mengajar adalah selalu dengan memberi contoh, dan meneruskan semua hal baik yang telah Anda terima. Inilah yang dilakukan oleh Sa\u00fal Ruiz Garc\u00eda setiap hari, <strong>imam<\/strong> Pria Meksiko, 38 tahun, dan saat ini menjadi rektor seminari keuskupan Tabasco, tempat ia bertanggung jawab atas pembentukan imam-imam masa depan. Dan untuk misi yang sangat penting ini, ia sendiri mengambil inspirasi dari semua yang ia pelajari dan alami selama tahun-tahun di Pamplona di <a href=\"https:\/\/seminariobidasoa.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Seminar internasional Bidasoa<\/a> dan di Universitas Navarra.<\/p>\n\n\n\n<p>Saul menceritakan dalam sebuah wawancara dengan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Yayasan CARF<\/a> bahwa sebelum menjadi seorang imam, ia menjalani kehidupan yang keras. Dia lulus dari jurusan Teknik Sipil dan memiliki pekerjaan yang baik dalam pembangunan jalan di Meksiko. Namun, Tuhan sangat kuat dalam hidupnya dan akhirnya mengubah rencana masa depannya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya dibesarkan di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/familia-cristiana-amoris-laetitia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/familia-cristiana-amoris-laetitia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">keluarga yang beriman<\/a>, Saya bukan orang yang rajin ke gereja, tetapi bukan orang yang rajin ke gereja. Saya biasa pergi dengan orang tua saya ke <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/santa-misa\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/santa-misa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Massa<\/a> pada hari Minggu dan hanya pada hari Minggu. Di rumah, kami diajarkan untuk <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/reza-con-10-minutos-con-jesus\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/reza-con-10-minutos-con-jesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">berdoa<\/a> dan mereka selalu memotivasi kami untuk menghadiri katekese anak-anak. Namun hanya sampai di situ saja,\u00bb katanya. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dia mengalami sesuatu yang baru bertahun-tahun kemudian dia dapat memberikan makna yang dimilikinya: \u00abSejak usia dini saya ditandai dengan melihat ayah saya setiap pagi ketika dia bersiap untuk berangkat kerja dengan berdoa, duduk di tempat tidurnya di depan gambar Yesus di altar kecil di kamar tidurnya\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"el-camino-para-ser-sacerdote\">Jalan untuk menjadi seorang imam<\/h2>\n\n\n\n<p>Benih iman itu akan memiliki nilai yang lebih besar daripada yang ia bayangkan. Selama bertahun-tahun - dia menunjukkan - dia mengikuti jalan yang pada akhirnya akan menuntunnya untuk menjadi seorang imam dan mencari identifikasi yang sempurna dengan Kristus. Perjalanannya sangat progresif dan tampaknya tidak ada satu peristiwa yang menandai dirinya dalam panggilan ini, melainkan tonggak-tonggak kecil yang menandai jalannya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abKetika saya berusia 15 tahun, saya menjalani pengalaman retret di Gerakan Penginjilan Remaja Rainbow Evangelist. Selama saya bertekun dalam gerakan itu, selama itu pula saya <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kepedulian kejuruan<\/a>, dan saat itulah saya mulai mempertimbangkan dengan serius kemungkinan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/que-es-un-sacerdote\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/que-es-un-sacerdote\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">untuk menjadi seorang imam<\/a>\". <\/p>\n\n\n\n<p>\u00abBanyak hal yang terjadi: kesaksian para orang tua di paroki, orang-orang yang tiba-tiba mengatakan kepada saya bahwa saya akan menjadi imam tanpa saya katakan, karena itu adalah sesuatu yang selalu saya rahasiakan. Tetapi peristiwa yang paling menandai saya adalah <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penahbisan imam<\/a> Saya menemukan dengan pasti bahwa Tuhan memanggil saya untuk menjadi imam-Nya\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-228930\" style=\"aspect-ratio:1.5015501494288188;width:785px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02.webp 1000w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02-300x200.webp 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02-150x100.webp 150w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02-768x511.webp 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/saul_ruiz_02-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sa\u00fal Ruiz, (tengah), bersama sekelompok imam dan seminaris dari Tabasco.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"bases-solidas-en-la-fe\">Fondasi yang kokoh dalam iman<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika masih di seminari, uskupnya memutuskan untuk mengirimnya belajar di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones-fundacion-carf\/pamplona-encuentro-con-benefactores\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones-fundacion-carf\/pamplona-encuentro-con-benefactores\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pamplona<\/a> berkat bantuan para mitra, donatur dan teman-teman Yayasan CARF di mana ia pertama kali belajar Baccalaureate Teologi dan kemudian Licentiate dalam Teologi Alkitab.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abPengalaman saya sangat menyenangkan, pelatihan yang saya terima di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/como-vivieron-confinados-seminaristas-de-23-paises-en-el-seminario-roma\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/como-vivieron-confinados-seminaristas-de-23-paises-en-el-seminario-roma\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Seminar internasional Bidasoa<\/a> membantu saya untuk mengkonsolidasikan respons saya terhadap panggilan Tuhan kepada saya. The <strong>Pendampingan pribadi dari pembimbing rohani dan para pembina saya telah menjadi alat yang sangat istimewa bagi saya.<\/strong> untuk pembinaan saya. Saya belajar banyak dari mereka, terutama ketekunan untuk tetap bersatu dengan Tuhan dalam doa dan pekerjaan,\u00bb akunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman yang sama juga dirasakannya saat kuliah di Universitas Navarra. Dia mengakui bahwa pada awalnya sulit baginya untuk beradaptasi dengan metode belajar dan mengajar, serta tingkat pelatihan yang tinggi di universitas ini. Namun seiring berjalannya waktu dan dukungan dari para pelatih, dia meyakinkan kami bahwa dia dapat memetik banyak manfaat dari waktunya di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abStudi yang dilakukan di Pamplona telah menjadi alat yang sangat baik bagi pengalaman pelayanan saya. Pada tingkat pribadi, studi teologis telah membantu saya untuk meletakkan dasar yang kuat dalam iman saya, karena memahami doktrin Gereja memungkinkan saya untuk masuk ke dalam dialog dengan realitas di mana saya hidup dan di mana dunia berada saat ini; sebuah realitas yang terus berubah dan yang menuntut saya sebagai seorang Kristen, <strong>mengutamakan Tuhan dalam hidup saya<\/strong> untuk menghadapi situasi yang begitu kompleks yang sering kali disajikan kepada kita dalam bentuk yang menyamar sebagai kebaikan,\u00bb ia menjelaskan kepada para pembaca CARF Foundation.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03.webp\" alt=\"saul ruiz sacerdote Dios estudiar seminario\" class=\"wp-image-228933\" style=\"aspect-ratio:1.5015501494288188;width:791px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03.webp 1000w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03-300x200.webp 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03-150x100.webp 150w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03-768x511.webp 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/saul_ruiz_03-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Saul memasuki gereja untuk perayaan Misa Kudus.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"el-ejemplo-de-buenos-sacerdotes\">Teladan para imam yang baik<\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk pengalaman ini dia menambahkan lebih banyak barang rohani, karena dia menganggap bahwa berkat kesaksian doa yang dia temukan di Bidasoa dan di Universitas Navarre, dia menerima alat penting untuk \u00abberkomitmen untuk menyebarkan kesaksian yang sama di dunia di mana hubungan dengan Tuhan bisa menjadi dangkal atau langka\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari tahun-tahun itu, ia memiliki kenangan khusus yang menandai pelayanan imamatnya: kematian Don Juan Antonio Gil Tamayo, seorang imam yang \u00abceria, berdedikasi, cerdas, dan dengan karisma yang sangat istimewa\u00bb, yang ia miliki sebagai seorang pendidik di Pamplona.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abItu adalah masa yang sulit bagi kami para seminaris, dan bagi seluruh seminari pada umumnya. Tetapi saya memiliki pengalaman yang menyenangkan karena telah mengenal seorang manusia yang istimewa, seorang imam yang, terlepas dari kesulitan penderitaannya, tidak pernah mengeluh; sebaliknya, ia menjalani tahun-tahun terakhirnya dengan penuh pengabdian kepada Tuhan\u00bb. <\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya ingat kata-kata yang diucapkan seorang profesor di fakultas tak lama setelah kematian Don Juan Antonio: \"seorang santo berjalan di sini\".  Peristiwa ini sangat menandai hidup saya, pada awalnya sebagai seorang seminaris dan sekarang sebagai seorang imam,\u00bb kenang Sa\u00fal dengan penuh haru.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"fuera-de-dios-nada-con-dios-todo\">\u00abDi luar Tuhan, tidak ada apa-apa: bersama Tuhan, segalanya\u00bb.\u00bb<\/h4>\n\n\n\n<p>Tahun-tahun pelayanan ini telah memungkinkannya untuk mengenal tantangan besar yang dihadapi para imam. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa selama tahun-tahun ini ia telah mengalami bahwa \u00absebagai seorang imam, Anda perlu <strong>hanya satu hal: bersekutu dengan Tuhan\u00bb.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa kehidupan sakramen-sakramen dan doa adalah apa yang \u00abmenguatkan pelayanan imamat agar dapat memberikan diri sepenuhnya kepada orang-orang yang dipercayakan Allah kepada kita\u00bb.  Dan ia memperingatkan: \u00abapa pun yang tidak berasal dari Allah bagi imam, jauh dari menguatkannya, jelas melemahkan dan menghilangkannya. Di luar Allah, tidak ada apa-apa; dengan Allah, segalanya\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, Sa\u00fal Ruiz memiliki kenangan yang sangat indah untuk para dermawan dan teman-teman Yayasan CARF: \u00abJangan pernah bosan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/donar\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/donar\/\" rel=\"noreferrer noopener\">berkolaborasi<\/a> dalam yayasan yang luar biasa ini. Yakinlah bahwa bantuan Anda menghasilkan buah yang berlimpah di banyak bagian dunia. Tetapi di atas segalanya, berdoalah! Misi Anda tidak berakhir dengan setiap kursus pendidikan, misi Anda selalu diperpanjang dalam doa untuk setiap seminaris dan imam yang telah menerima bantuan Anda yang berharga dalam pendidikan kami sebagai imam. Terima kasih banyak.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><p><strong>Daftar isi<\/strong><\/p><nav><ul><li class=\"\"><a href=\"#el-camino-para-ser-sacerdote\">Jalan untuk menjadi seorang imam<\/a><ul><li class=\"\"><a href=\"#bases-solidas-en-la-fe\">Fondasi yang kokoh dalam iman<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sa\u00fal Ruiz adalah rektor seminari di Tabasco, Meksiko. Dengan para seminaris muda yang menjadi tanggung jawabnya, ia menerapkan prinsip-prinsip yang ia terima selama tahun-tahun pembinaannya di Fakultas Gerejawi Universitas Navarre, Pamplona. Ia menganggap penting bagi pelayanannya di masa depan bahwa bagi seorang imam \u00absegala sesuatu yang tidak berasal dari Allah, jauh dari menguatkan, justru melemahkan. Di luar Allah, tidak ada apa-apa; dengan Allah, segalanya\u00bb.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":228928,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[190,162,379,380],"class_list":["post-228925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-pamplona","tag-recorrido-pastoral","tag-saul-ruiz-garcia","tag-tabasco"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=228925"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228925\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":229236,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228925\/revisions\/229236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/228928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=228925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=228925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=228925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}