{"id":228392,"date":"2026-02-24T02:00:00","date_gmt":"2026-02-24T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fundacioncarf.org\/?p=228392"},"modified":"2026-02-23T14:06:49","modified_gmt":"2026-02-23T13:06:49","slug":"sacerdote-de-uganda-formado-en-pamplona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/sacerdote-de-uganda-formado-en-pamplona\/","title":{"rendered":"\u00abImam yang melayani dan hidup selalu untuk Gereja\u00bb.\u00bb"},"content":{"rendered":"<p>The <strong>imam<\/strong> Tadeo Ssemanda berasal dari <strong>Uganda<\/strong>, tetapi sebagian hatinya sudah menjadi orang Spanyol. Dia berbicara bahasa Spanyol dengan sempurna dan adat istiadat yang dia pelajari selama bertahun-tahun di Spanyol telah menandai kehidupan dan karyanya. <strong>pelayanan keimaman<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Imam muda dari Keuskupan Kasana-Luweero ini tidak memiliki kehidupan yang mudah. Orang tuanya meninggal ketika dia baru berusia dua tahun, tetapi dedikasi bibinya, yang membawanya ke rumahnya, yang akan membawanya untuk mengenal Tuhan begitu dalam sehingga dia memutuskan untuk memberikan hidupnya sepenuhnya kepada-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya melihat dengan jelas bahwa doa bibi saya telah membantu saya untuk <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/que-es-un-sacerdote\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/que-es-un-sacerdote\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">untuk menjadi seorang imam<\/a>. Dia telah menawarkan setiap hari, dan masih melakukannya sampai sekarang, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/el-rosario-oracion-arma-poderosa\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/el-rosario-oracion-arma-poderosa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rosario<\/a> untuk saya. Dan berkat dukungan dan doanya, iman saya bertumbuh dan saya bisa menjadi seorang imam,\u00bb jelas Tadeo kepada Yayasan CARF. Bahkan, ia menceritakan bagaimana sejak usia yang sangat muda ia membantunya ketika ia ingin menjadi putra altar dan membawanya ke Misa pukul tujuh pagi setiap hari sehingga ia bisa menjadi pelayan altar. Benih yang ditabur itu telah bertunas dan berkecambah menjadi <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">panggilan yang sangat bermanfaat<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"dios-le-fue-preparando\">Bagaimana Tuhan mempersiapkan Anda<\/h2>\n\n\n\n<p>Proses ini tidaklah mudah. Selain penderitaan yang ditimbulkan oleh ketidakhadiran orang tuanya, ada ketidakstabilan ekonomi keluarganya dan upaya yang dilakukan bibinya agar dia dapat menanggapi panggilan ini. <\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya telah melihat tangan Tuhan dalam hidup saya, saya telah melihat bagaimana Dia telah membimbing saya, membuat saya mengatasi rintangan yang sangat rumit dan begitu banyak penderitaan. Singkatnya, saya telah melihat bagaimana Tuhan mempersiapkan saya sehingga saya bisa menjadi seorang imam,\u00bb tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah beberapa tahun pertama di seminari di Uganda, Tadeus diutus oleh uskupnya ke <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">belajar di Pamplona<\/a>, Universitas Navarra dan untuk berlatih di <a href=\"https:\/\/seminariobidasoa.org\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/seminariobidasoa.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seminar internasional Bidasoa<\/a>, di mana dia menjalani pengalaman yang akan mengubah hidupnya, karena dia telah menjalani dua tahap di Navarre, pertama sebagai seorang seminaris dan kemudian sebagai seorang imam. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, ia menunjukkan bahwa di Pamplona ada \u201csuasana yang berbeda\u201d dengan seminari lain di dunia karena universalitas yang dihembuskan di sana. \u00abItu adalah pengalaman yang kaya karena saya tinggal dengan orang-orang dari semua benua dan Anda melihat seperti apa orang-orang itu dan bagaimana mereka menghayati iman mereka, dan ini adalah pengalaman belajar yang luar biasa bagi saya,\u00bb jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona-768x1024.webp\" alt=\"Tadeo, sacerdote de Uganda en su graduaci\u00f3n en la Universidad de Navarra, Pamplona.\" class=\"wp-image-228393\" style=\"aspect-ratio:0.750007629627369;width:699px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona-768x1024.webp 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona-225x300.webp 225w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona-113x150.webp 113w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona-9x12.webp 9w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo_Graduacion_Pamplona.webp 1000w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tadeo dengan dua teman sekelasnya pada hari kelulusannya.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"las-lecciones-de-pamplona\">Imam Uganda dilatih di Pamplona<\/h3>\n\n\n\n<p>Dari tahun-tahun ini ia telah menarik pelajaran penting bagi hidupnya, beberapa di antaranya sekarang menjadi dasar dan menjadi dasar karya imamatnya. Tadeo mengatakan bahwa hal pertama yang ia lakukan adalah melihat wajah Gereja yang sebenarnya, di mana \u201ckita semua adalah satu\u201d, merasakan persekutuan, baik dengan para imam maupun dengan uskup, karena \u201cdi Pamplona saya belajar untuk taat kepada uskup dan mendengarkannya\u00ab.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelajaran lain dari Pamplona adalah belajar untuk hidup dalam \u201csuasana yang tenang dan bersahabat\u201d, sesuatu yang dia katakan dia bawa kembali ke Uganda dan yang telah membantunya dalam hidup bersama para imam lain dan dalam komunitas di mana dia melayani.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Tadeo menekankan nilai fundamental dari doa. Di Pamplona,\u00ab tambahnya, \u00bbmereka mengajari saya untuk menghargai kehidupan doa, memiliki waktu untuk Tuhan. Dan hal itu sangat membantu saya untuk hidup dengan mengetahui bahwa harus ada waktu untuk segala sesuatu, tetapi yang terpenting adalah waktu untuk Tuhan\".<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ia menarik lebih banyak pelajaran dari waktunya di <a href=\"https:\/\/www.unav.edu\/web\/facultad-eclesiastica-de-filosofia\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.unav.edu\/web\/facultad-eclesiastica-de-filosofia\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Fakultas Gerejawi Universitas Navarra<\/a>. Tadeo berbicara tentang hal yang mungkin paling membantunya. \u00abKami selalu diajarkan untuk selalu siap sedia melayani, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">melayani Gereja<\/a>, untuk melayani orang-orang yang ada di sana dan untuk selalu hidup bagi Gereja,\u00bb akunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak cobaan yang harus ia hadapi untuk menunjukkan pelayanan ini. Ia mengenang bahwa setelah kembali ke Uganda sebagai seorang imam, ia tidak memiliki sarana maupun fasilitas yang ada di Spanyol. Tanpa uang dan mobil selama lebih dari satu tahun, tetapi harus melayani komunitas dan desa-desa yang tersebar luas, pengalaman untuk melayani orang lain dengan sukacita ini selalu hadir dalam hidupnya. \u00abBagi saya, tiba di Uganda dan tidak memiliki apa-apa, tetapi dengan sukacita melakukan kehendak Tuhan, sangat memuaskan,\u00bb katanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"677\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-228397\" style=\"aspect-ratio:1.4771665659174589;width:784px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda.webp 1000w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda-300x203.webp 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda-150x102.webp 150w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda-768x520.webp 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Tadeo-Sacerdote-Uganda-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p id=\"no-distraerse-de-la-mision\"><strong>Agar tidak teralihkan dari misi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang ia kembali ke Spanyol, tepatnya di Valencia, menyelesaikan tesis doktoral di bidang Teologi Dogmatis, tetapi di sini pun pengalaman ini terus membantunya. Dia adalah seorang pendeta rumah sakit dan sering menerima panggilan pada dini hari untuk mendampingi orang yang sakit atau sekarat secara rohani. Ketika godaan untuk mengeluh muncul, Tadeos mengingat kalimat, \u201ckami di sini untuk melayani\u201d, sehingga ia siap untuk memberikan penghiburan kepada mereka yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika ditanya tentang banyaknya bahaya bagi imam masa kini, Thaddeus Ssemanda dengan jelas mengatakan bahwa yang paling penting adalah \u00abuntuk sangat terikat pada Tuhan dan ingat kembali pada-Nya, karena ada banyak hal yang mengalihkan perhatian kita dan dapat membuat kita lupa bahwa kita adalah seorang imam. Saat ini lebih mudah untuk kehilangan arah daripada sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u00abAnda dapat menjadi seorang imam dan hidup seolah-olah Anda sedang bekerja, seolah-olah Anda seorang guru atau sopir bus. Tetapi pekerjaan kita haruslah sebuah pelayanan, sebuah dedikasi, sebuah pemberian hidup dan cinta.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dalam menghadapi bahaya-bahaya ini, ia mendorong kita untuk berjalan dengan memegang tangan Tuhan dan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/santa-maria-reina-del-mundo-y-del-cielo\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/santa-maria-reina-del-mundo-y-del-cielo\/\">Perawan Maria<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai kesimpulan, Pater Tadeo Ssemanda <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/iglesia-benefactores-carf-responsabilidad\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/iglesia-benefactores-carf-responsabilidad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">mengenang para dermawan Yayasan CARF dengan penuh kasih sayang.<\/a>, Dia dapat menerima bantuan pertama kali sebagai seminaris dan kemudian sebagai imam untuk mendapatkan gelar dalam bidang teologi. <\/p>\n\n\n\n<p>\u00abMeskipun saya sudah pergi bertahun-tahun yang lalu, saya sering berdoa untuk mereka. Saya ingin mendorong mereka untuk terus melakukan pelayanan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/donar\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/donar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">mendukung para seminaris<\/a> dan para imam yang terlatih, karena dengan cara ini mereka dapat berpartisipasi dalam beberapa cara di dalam pekerjaan seorang \"nabi\". Tuhan kita berkata bahwa ketika engkau menolong seorang nabi untuk memenuhi misinya, ia juga menerima berkat-berkat dari sang nabi. Saya pikir dengan membantu dengan cara ini, mereka akan menerima rahmat yang menyertainya,\u00bb katanya.<\/p>\n\n\n\n<p id=\"documental-testigos\"><strong>Saksi Dokumenter<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>The <strong><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/conoce-fundacion-carf\/\" target=\"_blank\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/conoce-fundacion-carf\/\" rel=\"noreferrer noopener\">Yayasan CARF<\/a><\/strong> bekerja untuk memfasilitasi pembentukan integral para seminaris dan imam keuskupan, dengan tujuan yang jelas agar mereka kembali ke keuskupan asal mereka dan melayani komunitas mereka dengan apa yang telah mereka terima selama tahun-tahun studi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>The <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/enciende-una-vela-digital-por-las-vocaciones\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/enciende-una-vela-digital-por-las-vocaciones\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">membantu<\/a> Yayasan ini bukanlah tujuan akhir. Yayasan ini bertujuan untuk memperkuat persiapan intelektual, teologis, spiritual dan manusiawi bagi mereka yang telah dipanggil untuk menjadi imam, sehingga mereka dapat menjalankan pelayanan mereka dengan soliditas, tanggung jawab dan rasa melayani.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap seminaris dan imam yang didukung mengambil komitmen untuk kembali ke Gereja setempat. Di sana, di keuskupan mereka masing-masing, mereka memberikan kembali dalam bentuk pengabdian, pendampingan dan pembinaan yang telah mereka terima berkat kemurahan hati para dermawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Yayasan CARF bekerja dengan visi jangka panjang: melatih hari ini untuk melayani hari esok di setiap keuskupan di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"SAKSI: Kisah-kisah para imam\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/AI3Ibzei3_A?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><p><strong>Daftar isi<\/strong><\/p><nav><ul><li class=\"\"><a href=\"#dios-le-fue-preparando\">Bagaimana Tuhan mempersiapkan Anda<\/a><ul><li class=\"\"><a href=\"#las-lecciones-de-pamplona\">Imam Uganda dilatih di Pamplona<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tadeus Ssemanda menjadi yatim piatu pada usia dua tahun. Bibinya membesarkannya dan memperkenalkannya kepada Tuhan, yang dengannya ia jatuh cinta hingga menjadi seorang imam. Pria muda dari Uganda ini telah belajar bahwa mencintai berarti melayani dan bahwa hidupnya adalah untuk hidup bagi Allah dan Gereja-Nya. Dia telah melakukannya di paroki, sekolah dan rumah sakit di mana dia harus menjadi wajah Kristus sebagai seorang imam.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":228396,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[191,190,120,349],"class_list":["post-228392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-formacion","tag-pamplona","tag-sacerdote","tag-uganda"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=228392"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":228441,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/228392\/revisions\/228441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/228396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=228392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=228392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=228392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}