{"id":224979,"date":"2025-10-27T09:00:00","date_gmt":"2025-10-27T08:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fundacioncarf.org\/?p=224979"},"modified":"2025-10-24T16:18:51","modified_gmt":"2025-10-24T14:18:51","slug":"ateismo-practico-inesperada-vocacion-sacerdote","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/ateismo-practico-inesperada-vocacion-sacerdote\/","title":{"rendered":"Malaikat David, dari ateisme menuju kehidupan yang penuh dedikasi"},"content":{"rendered":"

Ateisme praktis adalah cara hidup yang bertindak seolah-olah Tuhan tidak ada, tanpa perlu perdebatan filosofis atau penyangkalan formal. Ateisme ini memanifestasikan dirinya dengan tidak adanya motivasi religius, ketidakpedulian terhadap isu-isu transenden atau ketuhanan, dan mengesampingkan agama dari kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n

Pada usia 20 tahun, Angel David, seorang seminaris asal Meksiko, menyadari karunia yang diterimanya untuk belajar dan dibentuk sebagai imam di Universitas Navarra<\/a>, di Pamplona. Kisah mereka adalah kisah pertobatan dan pengharapan, tentang bagaimana Allah dapat mengubah sebuah keluarga yang jauh dari iman menjadi sebuah rumah persekutuan dengan Kristus.<\/p>\n\n\n\n

\u00abMelihat orang tua saya kembali memeluk iman adalah benih panggilan yang Tuhan taruh di dalam diri saya, dan Dia terus memupuknya setiap hari,\u00bb kata Angel David.<\/p>\n\n\n\n

\n