{"id":201356,"date":"2025-12-26T06:00:00","date_gmt":"2025-12-26T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/?p=201356"},"modified":"2025-12-17T15:18:56","modified_gmt":"2025-12-17T14:18:56","slug":"san-esteban-26-diciembre-primer-martir-cristiano","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/san-esteban-26-diciembre-primer-martir-cristiano\/","title":{"rendered":"26 Desember, Santo Stefanus: martir pertama"},"content":{"rendered":"<p>Setiap tanggal 26 Desember, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" target=\"_blank\" data-type=\"page\" data-id=\"169919\" rel=\"noreferrer noopener\">Gereja<\/a> Merayakan hari raya Santo Stefanus, mengenang santo pertama. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/tomas-moro-martir-de-la-individualidad\/\" data-type=\"post\" data-id=\"182992\">m\u00e1<\/a><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/tomas-moro-martir-de-la-individualidad\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"182992\" rel=\"noreferrer noopener\">r<\/a><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/tomas-moro-martir-de-la-individualidad\/\" data-type=\"post\" data-id=\"182992\">tarik<\/a> Kristen. Sejarahnya, meskipun singkat, merupakan kesaksian yang mengesankan tentang iman, keberanian, dan cinta terhadap Injil. Apakah Anda tahu asal-usulnya dan bagaimana ia menjadi salah satu teladan kesucian yang paling ikonik dalam Gereja?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"quien-fue-san-esteban\">Siapakah Santo Stefanus?<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>San <a href=\"https:\/\/es.wikipedia.org\/wiki\/Esteban_(m%C3%A1rtir)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Esteban<\/a><\/strong> Dia adalah salah satu dari tujuh diakon pertama yang dipilih oleh para rasul untuk membantu dalam pelayanan kepada komunitas Kristen di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones-fundacion-carf\/tierra-santa-peregrina\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones-fundacion-carf\/tierra-santa-peregrina\/\">Yerusalem<\/a>. Misi utamanya adalah memenuhi kebutuhan janda-janda dan orang-orang miskin, memastikan tidak ada yang terlantar.<\/p>\n\n\n\n<p>Buku tentang <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/san-mateo-apostol-como-evangelizar-siglo-xxi\/\" data-type=\"post\" data-id=\"224113\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kisah Para Rasul<\/a> Dia menceritakan bahwa Esteban adalah seorang pria. <strong>penuh iman dan Roh Kudus<\/strong> (Kis. 6:5). Ia juga dikenal karena kebijaksanaannya dan tanda-tanda serta mukjizat yang dilakukannya di antara orang banyak, yang menarik baik pengagum maupun penentang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"684\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-684x1024.jpg\" alt=\"San Esteban, primer m\u00e1rtir de la cristiandad\" class=\"wp-image-213047\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-684x1024.jpg 684w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-201x300.jpg 201w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-100x150.jpg 100w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-768x1149.jpg 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir-8x12.jpg 8w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/san-esteban-martir.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">San Esteban digambarkan sebagai diakon, mengenakan dalmatika, palma kemartiran, dan batu-batu yang mengingatkan pada lapidasi yang dialaminya. Karya ini menonjolkan ketenangan dan dedikasinya terhadap Injil.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"su-martirio\">Kematian syahid Santo Stefanus<\/h2>\n\n\n\n<p>Khotbah Stefanus menimbulkan kontroversi di kalangan beberapa pemimpin agama pada zamannya. Ia dituduh secara tidak benar melakukan penistaan terhadap Musa dan terhadap Allah, dan dibawa ke hadapan Sanhedrin, dewan tertinggi Yahudi. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/edith-stein-santa-teresa-benedicta-de-la-cruz\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"217468\" rel=\"noreferrer noopener\">Yahudi<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama pembelaannya, ia menyampaikan pidato yang kuat dan berani, di mana ia meninjau kembali sejarah Israel dan mengecam ketidakpatuhan rakyat dalam menerima kehendak Allah. Pidato tersebut membuat marah para penuduhnya, yang kemudian membawanya keluar kota dan melemparinya dengan batu hingga tewas.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat menjadi martir pertama, Stefanus, yang dipenuhi Roh Kudus, berseru: <strong>\u00abTuhan Yesus, terimalah rohku.\u00bb<\/strong> dan, dengan hati yang penuh pengampunan, ia berkata: <strong>\u00abTuhan, janganlah Engkau menghitung dosa ini kepada mereka.\u00bb<\/strong> (Kis. 7:59-60). Kematian-Nya adalah cerminan kasih dan belas kasihan Kristus di kayu salib.<\/p>\n\n\n\n<p id=\"1\">\"<strong>Esteban<\/strong>, penuh dengan kasih karunia dan kuasa, melakukan mujizat-mujizat besar dan tanda-tanda di antara orang banyak\u00bb (Kis 6:8). Jumlah orang yang percaya pada ajaran Yesus Kristus semakin bertambah. Namun, banyak orang\u2014baik karena tidak mengenal Kristus atau karena mengenal-Nya dengan buruk\u2014tidak menganggap Yesus sebagai Juruselamat. <\/p>\n\n\n\n<p id=\"1\">\u00abMereka mulai berdebat dengan Stefanus; tetapi mereka tidak dapat menandingi kebijaksanaan dan semangat yang dia tunjukkan dalam berbicara. Lalu mereka membujuk beberapa orang untuk bersaksi: \u201cKami mendengar dia mengucapkan kata-kata penghujatan terhadap Musa dan terhadap Allah\u201d\u00bb (Kis 6:9-11).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>San Esteban<\/strong> Dia adalah martir pertama dalam agama Kristen. Dia meninggal dalam keadaan penuh dengan <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/el-agua-dulce-del-espiritu-santo\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"183987\" rel=\"noreferrer noopener\">Roh Kudus<\/a>, berdoa untuk mereka yang melempari-Nya dengan batu. \u00abKemarin, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/la-figura-historica-de-jesus-de-nazaret\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"183072\" rel=\"noreferrer noopener\">Kristus<\/a> Dia dibungkus dengan popok oleh kami; hari ini, Dia membalut Esteban dengan jubah keabadian. Kemarin, kekecilan palungan menampung Kristus yang masih bayi; hari ini, luasnya langit telah menerima Esteban yang triumphal. Tuhan turun untuk mengangkat banyak orang; Raja kami merendahkan diri-Nya untuk mengangkat prajurit-prajurit-Nya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"vivir-la-alegria-del-evangelio\">Mengalami kegembiraan Injil<\/h3>\n\n\n\n<p>Kami juga telah menerima misi yang penuh gairah untuk menyebarkan kabar baik tentang Yesus Kristus melalui kata-kata kami dan terutama melalui hidup kami, dengan menunjukkan kegembiraan Injil. Mungkin <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/solemnidad-san-pedro-y-san-pablo-29-de-junio\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"167777\" rel=\"noreferrer noopener\">Santo Paulus<\/a>, yang hadir dalam peristiwa tersebut, akan tergerak oleh kesaksian Esteban dan, setelah menjadi Kristen, akan mengambil kekuatan dari sana untuk misinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00abKebaikan selalu cenderung untuk menyebar. Setiap pengalaman sejati akan kebenaran dan keindahan secara alami mencari perluasan dirinya, dan siapa pun yang mengalami pembebasan yang mendalam akan menjadi lebih peka terhadap kebutuhan orang lain (\u2026). Mari kita pulihkan dan tingkatkan semangat, kegembiraan yang manis dan menghibur dalam memberitakan Injil, bahkan ketika harus menabur di tengah air mata. Dan semoga dunia saat ini \u2013yang kadang-kadang mencari dengan cemas, kadang-kadang dengan harapan\u2013 dapat menerima Kabar Baik, bukan melalui <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/san-lucas-medico-escritor-del-tercer-evangelio\/\" data-type=\"post\" data-id=\"224766\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penginjil<\/a> sedih dan putus asa, tidak sabar atau cemas, melainkan melalui (...) mereka yang telah menerima, terutama dalam diri mereka sendiri, sukacita Kristus\u00bb (seruan apostolik) <em>Evangelii Gaudium<\/em> dari Paus Fransiskus, 2013).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"que-podemos-aprender-de-san-esteban\">Apa yang dapat kita pelajari dari Santo Stefanus?<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>San Esteban<\/strong> mengajarkan kita pentingnya mempertahankan hak kita. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/seminarista-filipino-estudia-teologia-pamplona\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"213083\" rel=\"noreferrer noopener\">iman<\/a> Dengan keberanian dan kerendahan hati, tetapi juga dengan cinta dan pengampunan terhadap mereka yang mengejar kita. Teladannya mengajak kita untuk sepenuhnya mempercayai Allah, bahkan di saat-saat paling sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga mengingatkan kita akan nilai pelayanan. Sebagai <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/encuentro-benefactores-y-seminaristas-de-bidasoa\/\" data-type=\"post\" data-id=\"195782\">diaken<\/a>, ia mengabdikan hidupnya untuk membantu mereka yang paling membutuhkan, dengan secara nyata menjalankan perintah untuk mencintai sesama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"su-legado\">Pelindung para diakon<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>San Esteban<\/strong> Dia dianggap sebagai pelindung para diakon dan mereka yang menderita. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/persecucion-religiosa-e-intolerancia-siglo-xxi\/\" target=\"_blank\" data-type=\"post\" data-id=\"144529\" rel=\"noreferrer noopener\">penganiayaan<\/a> karena imannya. Kesaksiannya telah menginspirasi generasi-generasi Kristen sepanjang sejarah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam liturgi, perayaan hari raya pada tanggal 26 Desember, mengajak kita untuk merenungkan makna martir sebagai pengabdian total kepada Kristus. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia yang seringkali menolak nilai-nilai Injil, Santo Stefanus mendorong kita untuk hidup dengan iman yang autentik dan berani.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"774\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-774x1024.jpg\" alt=\"San Esteban, primer m\u00e1rtir de la cristiandad\" class=\"wp-image-213051\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-774x1024.jpg 774w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-227x300.jpg 227w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-113x150.jpg 113w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-768x1017.jpg 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado-9x12.jpg 9w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Martirio_de_San_Esteban_de_Juan_de_Juanes_Museo_del_Prado.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 774px) 100vw, 774px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Martirio de San Esteban, Juan de Juanes di Museo de El Prado.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"una-reflexion\"><strong>Sebuah refleksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesaksian martir pertama, Santo Stefanus, tetap relevan hingga saat ini. Bagaimana kita dapat menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari kita? Mungkin kita tidak menghadapi penganiayaan fisik, tetapi kita dapat menghadapi tantangan saat berusaha hidup sesuai dengan iman kita di dunia yang seringkali acuh tak acuh atau kritis.<\/p>\n\n\n\n<p>Injil perayaan ini mencerminkan kesetiaan murid pertama Yesus yang bersaksi tentang-Nya di hadapan manusia. Kesetiaan berarti kesamaan, identifikasi dengan Sang Guru. Seperti Yesus, Stefanus memberitakan Injil kepada saudara-saudaranya seketurunan, penuh dengan hikmat Roh Kudus, dan melakukan mujizat-mujizat besar bagi bangsanya; seperti Yesus, ia dibawa ke luar kota dan di sana dilempari batu, sementara ia mengampuni para algojonya dan menyerahkan rohnya kepada Tuhan (lih. Kisah Para Rasul 6:8-10; 7:54-60).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"preocuparse-por-el-ambiente\">Peduli terhadap lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Tetapi kita dapat bertanya kepada Yesus: bagaimana kita tidak khawatir ketika merasakan ancaman dari lingkungan yang tidak bersahabat terhadap Injil? Bagaimana kita dapat mengabaikan godaan untuk <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/resurreccion-pascua-escuchar-anunciar-sin-miedo\/\" data-type=\"post\" data-id=\"183212\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ketakutan<\/a> atau rasa hormat terhadap manusia, untuk menghindari harus menahan diri? <\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh lagi, ketika kebencian itu muncul di lingkungan keluarga sendiri, sesuatu yang telah diprediksi oleh nabi: \u201cKarena anak laki-laki menghina ayahnya, anak perempuan memberontak melawan ibunya, menantu perempuan melawan ibu mertuanya: musuh manusia adalah orang-orang dari rumahnya sendiri\u201d (Mikha, 7:6). Memang benar bahwa Yesus tidak memberikan kita teknik untuk selamat dari penganiayaan. Dia memberikan kita jauh lebih banyak: bantuan Roh Kudus untuk berbicara dan bertahan dalam kebaikan, sehingga memberikan kesaksian yang setia tentang kasih Allah bagi seluruh umat manusia, termasuk para penganiaya. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari pertama dari Oktav Natal ini, masih ada ruang untuk kegembiraan, karena apa yang paling kita inginkan, apa yang paling membuat kita bahagia bukanlah keamanan kita sendiri, melainkan keselamatan bagi semua orang.<\/p>\n\n\n\n<p>San Esteban mengajak kita untuk mengingat bahwa kekuatan untuk hidup dan mempertahankan iman kita berasal dari Roh Kudus. Marilah kita percaya kepada-Nya dan mengikuti teladan-Nya dalam kasih, pengampunan, dan pelayanan!<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <strong>Yayasan CARF<\/strong>, kita berdoa untuk umat Kristen yang dianiaya di seluruh dunia dan bekerja untuk mendidik calon imam dan imam diocesan yang menjadi pemimpin, yang seperti Santo Stefanus, membawa pesan Kristus dengan keberanian. Mari kita bersatu dalam doa untuk mereka!<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h5><strong>Daftar isi<\/strong><\/h5><nav><ul><li class=\"\"><a href=\"#quien-fue-san-esteban\">Siapakah Santo Stefanus?<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#su-martirio\">Kematian syahid Santo Stefanus<\/a><ul><li class=\"\"><a href=\"#vivir-la-alegria-del-evangelio\">Mengalami kegembiraan Injil<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"\"><a href=\"#que-podemos-aprender-de-san-esteban\">Apa yang dapat kita pelajari dari Santo Stefanus?<\/a><ul><li class=\"\"><a href=\"#su-legado\">Pelindung para diakon<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#una-reflexion\">Sebuah refleksi<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#preocuparse-por-el-ambiente\">Peduli terhadap lingkungan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>San Esteban, martir Kristen pertama, adalah salah satu diakon yang dipilih oleh para rasul untuk membantu melayani komunitas Kristen di Yerusalem. Misi utamanya adalah memenuhi kebutuhan para janda dan orang-orang miskin.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":213050,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[333,334,218,292,10],"class_list":["post-201356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-iglesia-catolica","tag-martires-de-la-iglesia-catolica","tag-navidad","tag-san-esteban","tag-vida-de-santos"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201356"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":227305,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201356\/revisions\/227305"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/213050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}