{"id":200984,"date":"2024-12-12T03:00:00","date_gmt":"2024-12-12T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/?p=200984"},"modified":"2025-12-04T17:01:31","modified_gmt":"2025-12-04T16:01:31","slug":"virgen-de-guadalupe-y-los-misterios-de-su-tilma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/virgen-de-guadalupe-y-los-misterios-de-su-tilma\/","title":{"rendered":"Bunda Maria dari Guadalupe dan Santo Josemar\u00eda: cinta yang berbakti"},"content":{"rendered":"<p>The <strong>Perawan dari Guadalupe<\/strong> Dia adalah salah satu harta karun terbesar dalam iman Katolik di Amerika Latin. Figurnya melampaui batas waktu sebagai simbol penghiburan, harapan, dan persatuan budaya. Gambarannya, yang secara ajaib tercetak di tilma Santo Juan Diego pada tahun 1531, menyimpan misteri yang terus memikat umat beriman dan ilmuwan sama-sama.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-1024x538.jpg\" alt=\"virgen-de-guadalupe-san-josemar\u00eda-tilma\" class=\"wp-image-200995\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-1024x538.jpg 1024w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-300x158.jpg 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-150x79.jpg 150w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-768x403.jpg 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe-18x9.jpg 18w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/juan-diego-tilma-virgen-de-guadalupe.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Namun sebelum mengetahui misteri yang terkandung dalam <strong>Tilma Juan Diego<\/strong>, kita kembali ke abad ke-20 untuk mengenang bahwa, pada bulan Mei 1970, <a href=\"https:\/\/opusdei.org\/es\/article\/virgen-guadalupe-josemaria-escriva-mexico\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/opusdei.org\/es\/article\/virgen-guadalupe-josemaria-escriva-mexico\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">santa Josemar\u00eda Escriv\u00e1 melakukan perjalanan ke Meksiko<\/a> dengan keinginan yang kuat: <strong>berdoa di hadapan Perawan Guadalupe di Basilika tua.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u00abSaya datang untuk melihat Bunda Maria Guadalupe, dan sekalian untuk menemui kalian,\u00bb kata dia kepada anak-anaknya saat pertama kali menyapa. Devosi yang mendalam dari <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/san-josemaria-escriva-fiesta-liturgica\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/san-josemaria-escriva-fiesta-liturgica\/\">Santo Yosemar\u00eda<\/a> Hal itu membuatnya menghabiskan berjam-jam berdoa di hadapan \"La Morenita del Tepeyac\", kepada siapa ia mengucapkan kata-kata penuh cinta:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><em><strong>\"Aku menawarkan kepadamu masa depan yang penuh dengan cinta, dengan banyak jiwa .... Gelombang jiwa-jiwa, di seluruh dunia dan di segala waktu, bertekad untuk memberikan diri mereka kepada Putera-Mu dan untuk melayani orang lain\".<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"san-josemaria-y-la-virgen-de-guadalupe-un-anhelo-filial\">Josemar\u00eda dan Bunda Maria dari Guadalupe: kerinduan yang berbakti<\/h2>\n\n\n\n<p>Selama kunjungannya, ia berdoa untuk Gereja, Paus dan Opus Dei dengan penuh keyakinan dan bakti. Dalam sebuah percakapan dengan Kardinal Miguel Dar\u00edo Miranda, ia bahkan dengan bercanda mengungkapkan keinginannya: \"ketika saya berada di depannya, mereka bahkan tidak akan mengeluarkan saya dari tempat suci dengan derek\". <\/p>\n\n\n\n<p>Mengingat kembali situasi dari luapan kasih sayang kepada Bunda Maria, Mons. <a href=\"https:\/\/opusdei.org\/es\/article\/biografia-y-fotos-de-mons-javier-echevarria\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Javier Echevarr\u00eda<\/a> -yang menemaninya dalam perjalanan, menulis dua puluh lima tahun kemudian: \"Saya berani mengatakan - saya mendengar dia mengatakannya dalam beberapa kesempatan - bahwa Bunda Maria memaksanya untuk melakukan ziarah pertobatan itu, karena Bunda Maria ingin dia memohon perantaraan-Nya di sana, di kaki patung coklat itu, atas nama dunia, Gereja, dan bagian kecil dari Gereja, yaitu Opus Dei\".<\/p>\n\n\n\n<p>Escriv\u00e1 de Balaguer memiliki kasih sayang yang mendalam terhadap Guadalupana, yang tercermin bahkan dalam detail kehidupan sehari-harinya. Di kantornya di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones-roma-tierra-santa-fundacion-carf\/peregrina-carf-roma\/\" type=\"link\" id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/peregrinaciones\/peregrina-con-carf-descubre-roma\/\">Roma<\/a> Dia selalu memiliki fotonya, sebagai saksi atas doa-doanya yang tak terhitung jumlahnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Santo Josemar\u00eda, pendiri Opus Dei dan cinta kepada Santa Perawan Maria\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/MdvlTYpbMvE?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Dampak dari devosinya kepada Perawan Guadalupe juga tercermin dalam perjumpaannya dengan ribuan orang selama ia tinggal di Meksiko. Dalam katekese-katekese yang ia sampaikan, ia menyampaikan cintanya kepada Bunda Maria dan mendorong semua putra-putrinya serta umat beriman untuk mendekatinya dengan penuh kepercayaan dan kemurahan hati. Ajaran ini terus menginspirasi para anggota Opus Dei dan semua orang yang berusaha mengikuti jalan kekudusan dalam kehidupan sehari-hari. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/ateismo-practico-inesperada-vocacion-sacerdote\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/ateismo-practico-inesperada-vocacion-sacerdote\/\">kehidupan sehari-hari<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Josemar\u00eda tidak mempromosikan devosi eksklusif pada devosi Maria tertentu, tetapi ia mengakui dalam diri Bunda Maria dari Guadalupe sebuah model kelembutan dan kedekatan ilahi yang istimewa. <strong>Dia menyebutnya sebagai Kursi Kebijaksanaan dan Harapan kita.<\/strong>Kami memohon dengan penuh keyakinan untuk meminta syafaatnya atas nama semua anak Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hubungan St. Josemar\u00eda dengan Bunda Maria dari Guadalupe terus menjadi sumber inspirasi. Kepercayaan dan cintanya yang berbakti kepada Bunda Allah mengingatkan kita bahwa Maria selalu siap menerima permohonan kita dan menemani kita dalam perjalanan kita menuju Kristus. <\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, teladannya mendorong kita untuk berdoa dengan iman dan percaya sepenuhnya pada perlindungan keibuan Bunda Maria. ???????? Tetapi sekarang mari kita masuk ke dalam misteri tilma yang ajaib.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"que-es-una-tilma\">Apa itu tilma?<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memahami besarnya keajaiban Guadalupe, penting untuk mengetahui apa itu tilma. Ini adalah <strong>jubah yang digunakan oleh orang Indian Mesoamerika, terbuat dari serat maguey<\/strong>. Bahan ini, meskipun tahan lama untuk penggunaan sehari-hari, namun memiliki masa pakai yang terbatas, umumnya tidak lebih dari 20 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Tilma adalah pakaian sederhana, yang digunakan untuk berteduh atau membawa makanan. Dalam konteks inilah kisah Perawan Guadalupe dimulai, karena di dalam tilma seorang pria pribumi yang rendah hati, Juan Diego, tercipta sebuah gambar yang sulit dijelaskan oleh manusia.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"688\" height=\"851\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/san-josemaria-devocion-virgen-de-guadalupe.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-200999\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/san-josemaria-devocion-virgen-de-guadalupe.jpg 688w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/san-josemaria-devocion-virgen-de-guadalupe-243x300.jpg 243w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/san-josemaria-devocion-virgen-de-guadalupe-121x150.jpg 121w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/san-josemaria-devocion-virgen-de-guadalupe-10x12.jpg 10w\" sizes=\"(max-width: 688px) 100vw, 688px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-historia-de-la-virgen-de-guadalupe\">Sejarah Perawan Guadalupe<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bulan Desember 1531, hanya 10 tahun setelah penaklukan Meksiko, seorang penduduk asli yang memeluk agama Kristen bernama Juan Diego sedang dalam perjalanan ke Tepeyac untuk menghadiri <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/partes-de-la-misa-catolica-explicada\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/partes-de-la-misa-catolica-explicada\/\">Massa<\/a>. Di bukit itu, Perawan Maria menampakkan diri kepadanya untuk pertama kalinya, memintanya untuk pergi ke Uskup Zum\u00e1rraga dan memintanya untuk membangun sebuah kuil di sana. <\/p>\n\n\n\n<p>Bisa ditebak, uskup meminta bukti dari penampakan tersebut. Sebagai tanggapan, dalam penampakan terakhirnya, pada tanggal 12 Desember, di puncak bukit, di mana hanya tanaman yang tahan terhadap cuaca yang tumbuh, Perawan Maria meminta Juan Diego untuk memetik bunga mawar yang sedang mekar yang dia temukan di sana, di tengah musim dingin. <\/p>\n\n\n\n<p>Juan Diego mematuhinya, dan ketika ia membuka tilmanya di depan uskup, tidak hanya bunga-bunga yang jatuh, tetapi gambar Perawan Maria tampak tergambar di atas kain maguey. Keajaiban ini menandai dimulainya devosi Guadalupana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"siete-misterios-de-la-tilma\">Tujuh misteri tilma<\/h3>\n\n\n\n<p>Tilma Juan Diego bukan hanya sebuah kanvas yang ajaib; ini adalah sebuah teka-teki yang telah menjadi subjek dari berbagai penelitian ilmiah. Berikut adalah beberapa misteri yang melingkupinya:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.<\/strong> <strong>Daya tahan yang tidak dapat dijelaskan<\/strong>Meskipun terbuat dari serat maguey, yang seharusnya sudah hancur berabad-abad yang lalu, tilma tetap utuh setelah hampir 500 tahun. Hal ini menentang hukum alam dan telah dianggap sebagai keajaiban oleh para penganut agama, dan fakta yang tidak dapat dijelaskan oleh komunitas ilmiah yang telah mempelajari kanvas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Asal usul warna yang tidak diketahui<\/strong>Pigmen dalam gambar tidak sesuai dengan teknik melukis apa pun yang diketahui. Para ilmuwan telah mengonfirmasi bahwa pigmen tersebut tidak berasal dari tumbuhan, hewan atau mineral, dan tidak ada sapuan kuas yang dapat ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Pantulan di mata<\/strong>Mata Perawan, ketika diperbesar, menunjukkan pantulan kecil yang sesuai dengan figur manusia, termasuk Juan Diego dan Uskup Zumarraga. <\/p>\n\n\n\n<p>Detail ini, yang ditemukan dengan teknologi modern, sangat mencengangkan karena ketepatannya dalam ruang kecil kornea. Melalui proses digitalisasi gambar komputer, pantulan tiga belas orang di mata Perawan Maria ditemukan sesuai dengan hukum Purkinje-Samson.<\/p>\n\n\n\n<p>Diameter kornea yang sangat kecil (7 dan 8 mm) mengesampingkan kemungkinan untuk melukiskan gambar pada mata mereka, khususnya, mengingat bahan kasar tempat gambar dicetak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>4.<\/strong> <strong>Bintang-bintang di atas mantel<\/strong>Mantel Perawan menunjukkan pola bintang yang bertepatan dengan rasi bintang yang terlihat di langit Meksiko pada tanggal 12 Desember 1531, hari penampakan terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5.<\/strong> <strong>Suhu konstan<\/strong>Tilma mempertahankan suhu konstan 36,6 derajat Celcius, mirip dengan suhu tubuh manusia yang hidup.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>6. Ketahanan terhadap kerusakan<\/strong>Pada tahun 1921, serangan dinamit di dekat tilma menghancurkan altar, tetapi gambar tetap utuh dan tidak rusak.<\/p>\n\n\n\n<p>7. <strong>Simbolisme budaya<\/strong>Perawan ini memadukan elemen-elemen adat dan Kristen. Sebagai contoh, gaunnya memiliki pola bunga yang mewakili gunung yang sakral bagi orang Meksiko, dan postur tubuhnya menunjukkan kerendahan hati dan doa, hal yang umum dalam ikonografi Katolik. Ciri-ciri wajahnya adalah pribumi dan dia berbicara dengan Juan Diego dalam dialek aslinya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-683x1024.jpg\" alt=\"Tilma Virgen de Guadalupe\" class=\"wp-image-200987\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-683x1024.jpg 683w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-200x300.jpg 200w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-100x150.jpg 100w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-768x1152.jpg 768w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria-8x12.jpg 8w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Nuestra_Senora_de_Guadalupe_anagoria.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tilma Virgen de Guadalupe.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Saat ini, tilma ajaib ini berada di Basilika Guadalupe di Mexico City, dipamerkan untuk jutaan peziarah yang datang untuk merenungkannya setiap tahun, terutama pada hari raya pada tanggal 12 Desember.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-virgen-de-guadalupe-madre-de-america\">Perawan Guadalupe, Bunda Amerika<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam homilinya pada tanggal 12 Desember 1981, Santo Yohanes Paulus II menekankan pentingnya Perawan Guadalupe dalam identitas budaya dan religius Meksiko dan Amerika Latin, menyebutnya sebagai simbol persatuan dan penginjilan, dan juga sebagai tanah subur bagi <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/vocaciones-sacerdotales-anuario-pontificio-2022\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/vocaciones-sacerdotales-anuario-pontificio-2022\/\">panggilan imam<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda Maria Guadalupe, sebagai pelindung Amerika, terus mendorong para pemuda untuk menjawab dengan berani panggilan-Nya. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/vocacion-sacerdotal\/\">panggilan<\/a>, memberikan perlindungan ibu dan perantaraan-Nya yang terus-menerus. Santo Juan Diego, yang dikanonisasi pada tahun 2002 dan dipilih sebagai utusan keajaiban ini, adalah teladan kerendahan hati dan pelayanan. Kehidupan sederhananya mengingatkan kita bahwa Allah melakukan keajaiban melalui hati yang bersedia.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang diajarkan oleh Saint Josemar\u00eda kepada kita, <em>\"Kamu selalu pergi kepada Yesus dan kembali melalui Maria\". <\/em><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/inmaculado-corazon-virgen-maria-su-intercesion\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/a-jesus-por-maria-la-intercesion-de-la-virgen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perawan Maria menjadi perantara bagi kita masing-masing<\/a>. Kasih dan bimbingan-Nya menguatkan para imam dalam misi mereka untuk mengabarkan Injil dan melayani. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/servir-a-la-iglesia\/\">melayani<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Maria selalu membimbing anak-anaknya kepada Yesus, dan terutama mereka yang Dia panggil untuk <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/\">imamat<\/a>. Pesan cinta dan pelayanannya, yang mengubah sejarah pada tahun 1531, terus menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang memahami panggilan mereka. Bunda Maria mengundang orang-orang muda ini untuk menjadi jembatan antara Tuhan dan umat-Nya, seperti halnya Santo Juan Diego.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/angelusenespanol.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Brennan_Intelligence-1024x585.jpg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"una-devocion-que-trasciende-los-siglos\">Pengabdian yang melampaui abad<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Setiap tanggal 12 Desember, hari perayaan hari rayanya, jutaan peziarah berduyun-duyun datang ke Basilika Guadalupe, <\/strong>dianggap sebagai salah satu tempat suci yang paling banyak dikunjungi di dunia. Namun lebih dari sekadar angka, devosi kepada Perawan Guadalupe adalah sebuah kesaksian akan kasih Allah. Patungnya tidak hanya merupakan hadiah bagi penduduk asli yang baru saja diinjili, tetapi juga merupakan panggilan universal untuk iman dan rekonsiliasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Josemar\u00eda pada hari terakhir novena: \"Bunda, aku menyerahkan diriku, aku menyerahkan diriku sepenuhnya: aku tidak lagi bertanya! Aku mencintai Kehendak Putramu! Kami meninggalkan diri kami sendiri, kami beristirahat, kami mencintai dan menerima rancangan-Nya, sepenuhnya menerima Kehendak Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami tahu, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/un-canto-a-maria-ernesto-julia-fundacion-carf\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/un-canto-a-maria-ernesto-julia-fundacion-carf\/\">Bunda Kami<\/a>, bahwa Engkau akan memberikan kami sarana untuk melanjutkan jalan kasih dan cinta ini, dan untuk menyebarkannya ke seluruh dunia. (...)\u00bb.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h4><strong>Daftar isi<\/strong><\/h4><nav><ul><li class=\"\"><a href=\"#san-josemaria-y-la-virgen-de-guadalupe-un-anhelo-filial\">Josemar\u00eda dan Bunda Maria dari Guadalupe: kerinduan yang berbakti<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#que-es-una-tilma\">Apa itu tilma?<\/a><ul><li class=\"\"><a href=\"#la-historia-de-la-virgen-de-guadalupe\">Sejarah Perawan Guadalupe<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#siete-misterios-de-la-tilma\">Tujuh misteri tilma<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#la-virgen-de-guadalupe-madre-de-america\">Perawan Guadalupe, Bunda Amerika<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#una-devocion-que-trasciende-los-siglos\">Pengabdian yang melampaui abad<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bunda Maria Guadalupe adalah keajaiban hidup yang penuh makna dan misteri yang menantang ilmu pengetahuan tetapi tidak menantang iman. Tilma, yang diberikan oleh Bunda Maria kepada San Juan Diego, seorang Indian, dengan gambarnya, terus memikat dan menerima jutaan kunjungan dari orang-orang beriman dan yang tidak begitu beriman, tetapi mereka menyatakan cinta dan minat mereka terhadap Guadalupe.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":200988,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[215,216],"class_list":["post-200984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-devocion-mariana","tag-virgen-de-guadalupe"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200984"}],"version-history":[{"count":23,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":226991,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200984\/revisions\/226991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}