{"id":194811,"date":"2024-04-05T12:40:10","date_gmt":"2024-04-05T10:40:10","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/?p=194811"},"modified":"2024-06-05T18:15:03","modified_gmt":"2024-06-05T16:15:03","slug":"necesidades-y-retos-de-la-vida-afectiva-del-sacerdote","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/necesidades-y-retos-de-la-vida-afectiva-del-sacerdote\/","title":{"rendered":"Kebutuhan dan tantangan kehidupan emosional imam"},"content":{"rendered":"
Anda baru saja menerbitkan sebuah buku tentang selibat, apa yang mendorong Anda untuk membuat keputusan ini? <\/strong>Saya beruntung dapat berbagi pelatihan dengan lebih dari seribu imam dan banyak orang awam, dan ada minat yang semakin besar untuk lebih memahami dan menghayati hidup selibat.<\/p>\n\n\n\n Jadi, ini lahir dari kontak nyata dengan orang-orang yang hidup selibat, masukan dan keraguan mereka? <\/strong>Memang, secara praktis menarik bagi orang-orang yang ingin mendalami makna dan arti penting dari kenyataan ini dalam kehidupan mereka atau dalam kehidupan anggota keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir ini, saya telah melakukan banyak percakapan tentang selibat dalam pertemuan-pertemuan formasi dengan para imam, religius dan awam. Ketika saya mengalami bahwa apa yang kami bicarakan itu mencerahkan dan membantu, saya merasa bahwa menuangkannya dalam bentuk tulisan dapat membantu.<\/p>\n\n\n\n Bukankah ini sudah kuno?<\/strong> Pengalaman saya adalah bahwa hal itu tidak, tetapi sangat hidup dan dengan banyak orang yang ingin menjalaninya sepenuhnya. Saya pikir sangat menarik dan mengasyikkan untuk membicarakan selibat sebagai sebuah realitas Katolik yang membawa banyak kekayaan. Saya menyarankan agar siapa pun yang ingin mempertanyakan selibat harus melakukannya dalam suasana yang meriah dan penuh perayaan, dengan minat untuk memahaminya, menghayatinya, merasakannya, dan diperkaya olehnya.<\/p>\n\n\n\n Siapa target audiensnya?<\/strong> Saya telah menulisnya terutama bagi mereka yang menghidupinya sebagai panggilan khusus, tetapi juga bagi setiap orang Kristen. Harapan saya, buku ini dapat membantu kita untuk lebih memahami bagaimana hidup selibat memperkaya kehidupan Gereja, kehidupan Kristiani dan panggilan khusus kita masing-masing.<\/p>\n\n\n\n Juga untuk orang yang sudah menikah? <\/strong>Ya, ini sangat mencerahkan karena, seperti yang dikatakan Katekismus, selibat dan pernikahan \"...\".tidak dapat dipisahkan dan saling mendukung<\/em>Jadi saya berharap buku ini akan menggugah pikiran baik bagi mereka yang hidup selibat maupun bagi mereka yang membagikannya secara langsung dalam keluarga - misalnya, bagi orang tua yang diberitahu oleh anak perempuannya bahwa ia akan hidup selibat - dan bagi siapa saja yang ingin belajar lebih banyak tentang bagaimana memperkaya kehidupan Kristiani mereka melalui kehadiran para selibat dalam hidup mereka.<\/p>\n\n\n\n Dan untuk semua gaya hidup selibat?<\/strong> Ada penekanan yang lebih besar pada selibat kaum awam di tengah-tengah dunia dan pada saat yang sama menjadi acuan dan dasar bagi faktor-faktor umum seperti pernikahan dan perkawinan; imamat sebagai pelayanan imamat dan sebagai imamat umum bagi seluruh umat beriman; misi khusus; Ekaristi; peniruan Kristus; kesaksian persatuan dengan Allah; keibuan dan kebapaan, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\nPersahabatan, sebuah hadiah yang menyelamatkan sang imam<\/h2>\n\n\n\n