{"id":183164,"date":"2023-01-19T08:00:00","date_gmt":"2023-01-19T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/el-gran-comediografo-moliere-y-los-falsos-devotos\/"},"modified":"2025-02-03T16:00:13","modified_gmt":"2025-02-03T15:00:13","slug":"gran-comediografo-moliere-y-los-falsos-devotos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/gran-comediografo-moliere-y-los-falsos-devotos\/","title":{"rendered":"Komedian Moli\u00e8re dan pemuja palsu"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_222 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_671\">\n<h3 class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1965  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><span style=\"color: revert; font-size: revert; font-weight: revert;\">Perayaan Tahun Moli\u00e8re<\/span><\/h3>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_672\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1969  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_745  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Prancis merayakan Tahun Baru <a href=\"https:\/\/es.wikipedia.org\/wiki\/Moli%C3%A8re\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Moli\u00e8re<\/a> pada peringatan 400 tahun kelahiran komedian hebat ini pada tanggal 15 Januari 1622.<\/p>\n<p>Dia adalah nama dasar dalam teater universal, seorang aktor dan penulis yang meninggal di tengah-tengah pementasan The Imaginary Sick Man. Moli\u00e8re selamanya dikaitkan dengan kelincahan dan kegembiraan rombongan komedi, mengembara secara alami sampai seseorang yang berkuasa berkenan mensponsorinya atau membawanya ke dalam layanannya, seperti yang terjadi pada penulis kami dengan Louis XIV.<\/p>\n<p>Tapi <strong>berlalunya waktu mungkin telah membuat Moli\u00e8re lebih menjadi stereotip daripada orang yang nyata.<\/strong>Dia terkadang digambarkan sebagai sosok yang menentang kekuasaan yang sudah mapan, khususnya Gereja, yang konon melarang penguburan komedian di tanah suci.<\/p>\n<p>Tidak ada dokumen yang mengonfirmasi pernyataan ini, dan dalam kasus Moli\u00e8re, pernyataan ini juga tidak benar. Namun demikian, <strong>jalan yang mudah adalah menganggap penulis Tartuffe sebagai seorang yang antiklerikal dan libertine<\/strong>. <strong>Pada kenyataannya, Moli\u00e8re hanya mengkritik kemunafikan pengabdian palsu dalam drama ini<\/strong>.<\/p>\n<p>Namun, selalu ada risiko yang terlibat dalam upaya untuk membedakan penyembahan yang benar dan yang salah: banyak orang yang tidak percaya seringkali tidak tertarik untuk membuat perbedaan seperti itu, karena hal itu memaksa mereka untuk memenuhi syarat penilaian mereka, dan beberapa orang percaya terlalu curiga dan dengan keras kepala berpikir bahwa pemahaman iman mereka adalah satu-satunya yang dapat diterima. <strong>Pada kenyataannya, tidak ada satu pun posisi yang memiliki selera humor yang diwujudkan dalam kehidupan dan karya Moli\u00e8re.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_674\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1975  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_747  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Moli\u00e8re di Tartuffe<\/h3>\n<figure id=\"attachment_147551\" aria-describedby=\"caption-attachment-147551\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-147551\" title=\"Patung-Moliere-Perancis-Para Ahli-CARF\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Estatua-Moliere-Francia-Expertos-CARF-1.jpg\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Estatua-Moliere-Francia-Expertos-CARF-1.jpg 550w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Estatua-Moliere-Francia-Expertos-CARF-1-236x300.jpg 236w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Estatua-Moliere-Francia-Expertos-CARF-1.jpg 480w\" alt=\"Moli\u00e8re y los falsos devotos - Art\u00edculos de Expertos - Francia\" width=\"550\" height=\"700\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-147551\" class=\"wp-caption-text\">Moli\u00e8re (1622 - 1673) Komedian kelahiran Prancis.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Para marquise, para dokter, para suami yang diejek, para wanita \"berharga\" yang bertele-tele... telah menjadi protagonis dalam satir Moli\u00e8re, tetapi mereka menerima kritik ini lebih baik daripada kaum munafik religius yang berjuang untuk melarang Tartuffe.<\/p>\n<p>Menurut penulis, mereka tidak mau mengakui bahwa <strong>komedi dimaksudkan untuk memperbaiki keburukan<\/strong> <strong>masyarakat<\/strong>dan bahwa mencintai atau tidak mencintai panggung adalah masalah selera. Moli\u00e8re menulis dalam prolognya untuk Tartuffe bahwa ada bapa-bapa Gereja yang menyukai teater, dan ada juga yang tidak.<\/p>\n<p>Menampilkan karakter yang hampir selalu berlutut di kuil, di antara desahan dan pandangan ke langit dan tanah bukanlah untuk menyerang agama. Menyoroti ketelitian seseorang yang merasa kesal karena telah membunuh seekor kutu karena terganggu saat salat bukanlah mengkritik mereka yang salat.<\/p>\n<p>Juga bukan tanda ateisme untuk mencela sikap mereka yang telah memperbaiki nasib mereka sambil menyanjung dan mengisi bibir mereka dengan ungkapan kerendahan hati, anugerah, dan kebaikan surga.<\/p>\n<p>Selain itu, <strong>Moli\u00e8re dalam Tartuffe memperingatkan tentang kerendahan hati yang palsu, karena kita harus waspada terhadap mereka yang menganggap diri mereka tidak berharga dan di dalam hati mereka ada banyak dosa dan kesalahan.<\/strong> Namun di akhir komedi, Tartuffe, si munafik, akan terbongkar kedoknya karena Orgon, pelindungnya, mendengar dia mengatakan apa yang sebenarnya dia pikirkan.<\/p>\n<p>Tartuffe benar-benar hanya peduli dengan skandal eksternal: <em>\"Skandal dunia inilah yang membuat pelanggaran, dan ini bukan masalah berdosa, tetapi berdosa dalam diam\".<\/em>. <strong>Ini adalah contoh bagaimana penampilan kebajikan dapat menyebabkan keburukan terbesar.<\/strong><\/p>\n<p>Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa <strong>Kebajikan palsu sering kali berkaitan dengan hilangnya rasa berdosa secara progresif.<\/strong> <strong>Kebajikan palsu adalah anak dari sikap suam-suam kuku.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di mana tidak ada kebajikan Kristen yang kokoh, poros kehidupan rohani bukanlah kasih Kristus, atau kasih Allah. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/vocacion-sacerdotal-franklin\/\">Kristus<\/a>Individu yang mencari dirinya sendiri dengan berusaha mendapatkan keselamatannya dengan repertoar devosi.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Antonio R. Rubio Plo<\/strong>Lulusan Sejarah dan Hukum.  Penulis dan analis internasional @blogculturayfe \/ @arubioplo<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>15 Januari menandai peringatan 400 tahun kelahiran penulis Prancis, yang bertekad untuk membedakan devosi yang benar dan yang salah dan kadang-kadang disebut sebagai seorang libertine karena hal itu.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":183688,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-183164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183164"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207368,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183164\/revisions\/207368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}