{"id":183091,"date":"2025-06-07T06:00:00","date_gmt":"2025-06-07T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/un-corazon-de-padre-en-la-provenza\/"},"modified":"2025-04-29T16:27:10","modified_gmt":"2025-04-29T14:27:10","slug":"san-jose-corazon-de-padre-en-la-provenza","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/san-jose-corazon-de-padre-en-la-provenza\/","title":{"rendered":"St Joseph: hati seorang ayah di Provence"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_178 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_543\">\n<p class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1595  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><span style=\"color: initial; font-size: revert;\">Gunung Bessillon termasuk dalam komune Cotignac di Provence. Di sinilah tempat <strong>7 Juni 1660<\/strong> satu-satunya penampakan Santo Yosef yang diakui oleh Gereja. Penampakan ini tidak seperti penampakan-penampakan lain yang menyampaikan pesan-pesan rinci kepada seorang visioner. Bahkan, tidak ada pesan yang disampaikan.<\/span><\/p>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1596  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_605  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Penampakan Santo Yosef<\/h3>\n<p>Sang bapa bangsa, sendirian <strong>telah datang untuk menolong seorang anak gembala muda yang kehausan<\/strong>pada hari yang sangat dekat dengan musim panas.<\/p>\n<p>Yusuf muncul sebagai seorang pria bertubuh besar yang menunjukkan sebuah batu besar kepada gembala dan berkata: \"Akulah Yusuf, angkatlah batu itu dan kamu akan minum\". Gaspard menatapnya dengan tatapan tidak percaya saat ia mendapati dirinya tidak mampu mengangkatnya. Yusuf mengulangi perintahnya dan sang gembala mengangkatnya tanpa banyak usaha.<\/p>\n<p>Dia menemukan mata air segar di bawahnya dan meminumnya dengan lahap, tetapi ketika dia melihat ke atas, dia menyadari bahwa dia sendirian. <strong><a href=\"https:\/\/opusdei.org\/es-es\/article\/aprender-de-san-jose-rezar-con-san-josemaria\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">San Jos\u00e9<\/a>Ayah Yesus hampir tidak pernah memecah keheningan yang dikaitkan dengan dirinya dalam Injil.<\/strong>. Gaspard adalah orang yang tidak mau diam dan menyebarkan berita ini ke mana-mana, sehingga orang-orang sakit dari seluruh penjuru datang ke mata air ini untuk disembuhkan dan merasa lega. <strong>Sebuah oratorium sementara segera dibangun di lokasi tersebut, dan pada tahun 1663 kapel yang sekarang diresmikan.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_544\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1599  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_71\">\n<h3><span style=\"color: revert; font-size: revert; font-weight: revert;\">Tempat suci Santo Yosef yang sekarang<\/span><\/h3>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_545\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1602  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_607  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-147643\" title=\"santuario-san-jose-cotignac-france\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/santuario-san-jose-cotignac-francia-1.jpg\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/santuario-san-jose-cotignac-francia-1.jpg 600w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/santuario-san-jose-cotignac-francia-1-300x182.jpg 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/santuario-san-jose-cotignac-francia-1.jpg 480w\" alt=\"El actual Santuario de san Jos\u00e9 fue consagrado en 1663. En la fiesta de san Jos\u00e9, desde 1661 en adelante acud\u00edan verdaderas muchedumbres al santuario del santo.\" width=\"600\" height=\"364\" \/><\/span><\/p>\n<p>Tempat suci Santo Yosef yang sekarang ditahbiskan pada tahun 1663. Pada hari raya Santo Yosef, dari tahun 1661 dan seterusnya, banyak orang berduyun-duyun datang ke tempat suci tersebut.<\/p>\n<p>Sejak saat itu, kapel ini telah bertahan dari kerusakan akibat waktu, termasuk Revolusi Prancis, meskipun harus ditinggalkan selama beberapa tahun. Kapel ini agak terlupakan selama abad ke-19 dan sebagian besar abad ke-20, meskipun sempat ditinggalkan selama beberapa tahun. <strong>setiap tanggal 19 Maret, sebuah ziarah mengumpulkan orang-orang dari daerah sekitar<\/strong>.<\/p>\n<p>Akhirnya, pada tahun 1975, para Benediktin dari biara Medea di Aljazair menetap di sana, dan arsitek Fernand Pouillon membangun biara baru di samping sisa-sisa bangunan abad ke-17. Karya ini menyelaraskan antara yang kuno dan modern.<\/p>\n<h3>Pengaruh Jacques-B\u00e9nigne Bossuet<\/h3>\n<p>Sekitar waktu yang sama dengan penampakan tunggal Santo Yosef ini, Prancis ditahbiskan sebagai patriark suci oleh Louis XIV, atas perintah ibunya, Anne dari Austria. Ini adalah saat-saat ketika istana Prancis akan berhenti untuk mendengarkan pidato suci Jacques-B\u00e9nigne Bossuet, salah satu tokoh paling berpengaruh di Gereja pada saat itu.<\/p>\n<p>Kita terkadang melihat Bossuet sebagai seorang penulis risalah yang membangun teori politik monarki Prancis, dan <strong>kerohaniannya yang mendalam dan pengetahuannya yang luar biasa tentang Kitab Suci dan para Bapa Gereja telah dilupakan.<\/strong>.<\/p>\n<p>Kata-kata Bossuet, seperti kata-kata pengkhotbah istana lainnya, adalah benih yang dilemparkan kepada lawan bicara yang tampaknya terlalu terpaku pada tuntutan kekuasaan dan gengsi eksternal. Tetapi bukan tergantung pada pengkhotbah untuk menuai buahnya; Tuhanlah yang mengumpulkan tuaian pada waktu-Nya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_147644\" aria-describedby=\"caption-attachment-147644\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-147644\" title=\"santo yoseph sang bapa hati\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Bossuet-Jaques-san-jose-1.jpg\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Bossuet-Jaques-san-jose-1.jpg 500w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Bossuet-Jaques-san-jose-1-245x300.jpg 245w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Bossuet-Jaques-san-jose-1.jpg 480w\" alt=\"san jose coraz\u00f3n de padre\" width=\"500\" height=\"611\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-147644\" class=\"wp-caption-text\">Ulama, pengkhotbah, dan intelektual Prancis terkemuka. Jacques-B\u00e9nigne Lignel Bossuet (Dijon, 27 September 1627 - Paris, 12 April 1704).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bossuet yang dibuat untuk Anne dari Austria <strong>dua panegyrics tentang St Joseph,<\/strong> keduanya pada tanggal 19 Maret, yaitu pada tahun 1659 dan 1661. Pada bagian pertama, Santo Yosef ditampilkan sebagai penjaga Maria dan Yesus, dan pada saat yang sama fakta bahwa ia tahu bagaimana menjaga rahasia yang telah dipercayakan Tuhan kepadanya sepanjang hidupnya ditekankan. Pada bagian kedua, Bossuet memulai dengan kutipan Alkitab bahwa Tuhan telah mencari manusia menurut kehendak-Nya. <em>(1 Sam 13, 13)<\/em>. Ia merujuk kepada Daud, leluhur Yusuf, dan sang pengkhotbah memuji kesederhanaan, ketidaktergantungan, dan kerendahan hati sang bapa leluhur. Ia menegaskan bahwa imannya melebihi iman Abraham, teladan iman yang sempurna, karena ia harus menjaga Allah yang lahir dan bertumbuh dalam kelemahan. <strong>Jos\u00e9 menyerupai tanah liat yang dapat dicetak yang kemudian diberikan kontur akhir oleh pembuat tembikar.\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_547\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1608  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_609  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Kebapakan Santo Yosef<\/h3>\n<p>Ketika kata-kata ini diucapkan, Yusuf sedang berada di sebuah desa di Provence. Dia tidak muncul dengan kekuatan dan keagungan, dia tidak ingin mengungkapkan bahwa dia telah terlalu banyak dilupakan dalam 17 abad sejarah Gereja.<\/p>\n<p>Sebaliknya, <strong>acara santo yoseph ditandai dengan kebijaksanaan dan pelayanan<\/strong>. <strong>Dia telah merawat seorang anak gembala muda, seperti dia merawat Yesus dan Maria selama bertahun-tahun.<\/strong>. Dia telah menjadi seorang ayah sekali lagi. Dengan demikian, ia mengingatkan kita bahwa <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/expertos\/san-jose-el-trabajo-y-la-paternidad\/\">ayah<\/a> selalu dikaitkan dengan pelayanan. Ini adalah peran sebagai ayah yang menanamkan kepercayaan, yang mendasarkan otoritas pada perwalian dan pelayanan, dan bukan peran sebagai ayah \"penguasa kehidupan dan harta benda\" di masa lalu, yang telah banyak berkontribusi pada pendiskreditan figur ayah saat ini.<\/p>\n<p>Namun, ketika sang ayah dipertanyakan atau ditolak, persaudaraan menjadi tidak mungkin. Inilah yang terjadi di masyarakat saat ini, di mana benih individualisme telah tumbuh. <strong>Yosef mengingatkan kita bahwa dunia membutuhkan para ayah agar kita semua menjadi saudara.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_548\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1611  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_610 elemento-firma  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Antonio R. Rubio Plo, <\/strong>Lulusan Sejarah dan Hukum.  Penulis dan analis internasional @blogculturayfe \/ @arubioplo<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1612  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 7 Juni 1660, satu-satunya penampakan Santo Yosef yang diakui oleh Gereja Katolik terjadi di Gunung Bessillon. Dia datang untuk menolong seorang gembala muda yang kehausan. Kebapaannya selalu bersama kita.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":183616,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-183091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183091"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":215410,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183091\/revisions\/215410"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}