Ibu.<\/a>untuk membawa kita sedikit demi sedikit kepada Kristus, Allah yang berinkarnasi.<\/p>\nAlumbramientos adalah ucapan terima kasih yang berkelanjutan. Untuk mengucap syukur, pertama-tama kita harus membiarkan diri kita terbawa oleh ketakjuban.<\/strong>Ini adalah sesuatu yang tidak terlalu dihargai oleh dunia kita, karena rasionalismenya ingin mengendalikan semua proses, yang dapat dijelaskan dan yang tidak dapat dijelaskan.<\/p>\nNamun, seperti yang dikatakan Cotta, Tuhan adalah segala keajaiban dan sukacita yang tak terbatas. Dari perspektif inilah kita dapat memahami perintah Kristus untuk menjadi seperti anak-anak untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga (Mat. 18,3).<\/strong>Perikop Injil yang sama mengingatkan kita bahwa masa kanak-kanak rohani ini hanya mungkin terjadi melalui pertobatan pribadi.<\/p>\nPenyair ini menyebut Allah sebagai Pencipta, Bapa, dan Penebus. Sebuah doa dari tradisi Kristen menuntunnya untuk menggarisbawahi bahwa Allah tidak berpaling dari dunia<\/strong>. Tuhan datang sekali untuk hidup di antara manusia dan terus datang, khususnya dalam Ekaristi.<\/p>\nInilah sebabnya, kata Cotta, bumi adalah kemah yang menjaga Tuhan. Kita telah dikunjungi oleh Matahari yang terbit dari tempat yang tinggi, penulis mengingat dengan kata-kata dari kantil Zakharia (Luk. 1, 67-69), dan penulis sekali lagi membiarkan dirinya terbawa oleh keajaiban yang tak terbatas itu, yang hadir dalam puisinya, untuk mengingat bahwa Bapa telah mempercayakan Kristus: \"Dan engkau akan menjadi malaikat pelindungnya\".<\/strong>.<\/p>\nTetapi keajaiban tidak berhenti di bagian lain dalam kitab ini, terutama pada apa yang telah Allah lakukan untuk manusia ini, \"yang lebih rendah dari malaikat-malaikat\" (Mzm. 8:5), dan yang telah menjadikannya menurut gambar dan rupa-Nya sendiri. Seperti yang dikatakan Cotta, \"untuk membuat saya, Tuhan, Engkau mengambil inspirasi dari diri-Mu sendiri. Engkau melihat ke dalam dan mengeluarkan Allah dariku dan mengenakan-Nya di dalam diriku\". Penyair ini percaya pada pendewaan yang baik: \"Aku, Tuhan, diciptakan oleh-Mu, marilah kita ciptakan alam semesta bersama-sama!\"<\/p>\n
Banyak sistem sosial-politik telah mencoba, dan terus mencoba, untuk menciptakan \"manusia baru\". Mereka ditakdirkan untuk gagal, seperti yang ditunjukkan oleh sejarah. Sebaliknya, Daniel Cotta berbicara kepada kita dalam Alumbramientos del hombre nuevo, del hombre eterno (Manusia Baru, Manusia Abadi)<\/strong>dalam kata-kata G. K. Chesterton, yang adalah gambar Kristus<\/strong>.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n
\n\n\n\nAntonio R. Rubio Plo<\/strong>Lulusan Sejarah dan Hukum. Penulis dan analis internasional.
@blogculturayfe \/ @arubioplo<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Saya tidak pernah membudidayakan puisi, meskipun saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh seorang imam suci kepada seorang penulis: \"Syair-syair Anda berfungsi untuk berdoa\". Inilah yang terjadi pada saya dengan buku karya penyair dan profesor dari Malaga, Daniel Cotta, yang berjudul Alumbramientos (ed. Rialp).<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":183611,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-183087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183087"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":213883,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183087\/revisions\/213883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}