{"id":183028,"date":"2021-01-15T08:00:40","date_gmt":"2021-01-15T07:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/la-crisis-migratoria-y-la-educacion-principales-preocupaciones-de-los-obispos\/"},"modified":"2025-03-13T13:18:03","modified_gmt":"2025-03-13T12:18:03","slug":"crisis-migratoria-educacion-preocupaciones-obispos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/crisis-migratoria-educacion-preocupaciones-obispos\/","title":{"rendered":"Krisis migrasi dan pendidikan, dua keprihatinan utama para uskup"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_126 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_410\">\n<p class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1208  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><span style=\"font-size: revert; color: initial;\"><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/san-jose-corazon-de-padre\/\">7 Minggu: Santo Yosef, hati seorang ayah<\/a>Krisis migrasi di Kepulauan Canary dan pengesahan undang-undang pendidikan yang baru (LOMLOE) adalah dua isu utama yang dibahas oleh para uskup Spanyol pada Sidang Pleno, yang berlangsung November lalu dalam format semi-absensi.<\/span><\/p>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1209  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_465  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Undang-undang Pendidikan Cela\u00e1 yang baru<\/h2>\n<p>Sehubungan dengan undang-undang pendidikan yang baru, yang diusulkan oleh Kementerian yang dikepalai oleh Isabel Cela\u00e1, para uskup Spanyol prihatin dengan pembatasan yang diberlakukan oleh undang-undang tersebut terhadap \"hak atas pendidikan dan kebebasan mengajar, sebagaimana diatur dalam Pasal 27 Konstitusi dan dalam interpretasi yurisprudensi\", terutama dalam kaitannya dengan \"pelaksanaan hak atas pendidikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 27 Konstitusi dan dalam interpretasi yurisprudensi\". <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/es\/san-jose-el-trabajo-y-la-paternidad\/\">tanggung jawab orang tua<\/a> dalam pendidikan anak-anak\".<\/p>\n<p>Mereka juga mendukung demonstrasi \"untuk membela hak-hak ini, dan khususnya<br \/>\nyang berkaitan dengan siswa berkebutuhan khusus\".<\/p>\n<p>Para uskup Spanyol sekali lagi menggarisbawahi dalam catatan ini bahwa \".<strong>hukum harus mencerminkan 'tuntutan sosial' di semua tahap proses pendidikan<\/strong>Mereka juga menegaskan kembali pentingnya \"pendidikan dalam dimensi moral dan agama seseorang\", yang tidak dapat digambarkan sebagai indoktrinasi, dan menegaskan kembali pentingnya \"pendidikan dalam dimensi moral dan agama seseorang\".<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_411\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1212  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_50\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-129209\" title=\"Imigran-krisis-imigrasi-karena-krisis-imigrasi\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Inmigrantes-canarias-crisis-migratoria-1.jpg\" sizes=\"(max-width: 702px) 100vw, 702px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Inmigrantes-canarias-crisis-migratoria-1.jpg 702w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Inmigrantes-canarias-crisis-migratoria-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Inmigrantes-canarias-crisis-migratoria-1.jpg 510w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Inmigrantes-canarias-crisis-migratoria-1.jpg 480w\" alt=\"La crisis migratoria y la educaci\u00f3n, principales preocupaciones de los obispos\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_466 leyenda  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Artikel dari Konferensi Waligereja Spanyol tentang imigrasi:\u00a0 <a href=\"https:\/\/conferenciaepiscopal.es\/ante-la-situacion-de-los-inmigrantes-en-las-islas-canarias\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenai situasi migran di Kepulauan Canary<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_412\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1215  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_467  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Krisis migrasi<\/h3>\n<p>Juga <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/es\/tiempos-de-crisis-tiempos-de-gracia\/\">krisis<\/a> Sidang pleno musim gugur para uskup Spanyol telah menjadi bahan refleksi atas situasi migrasi yang melanda Kepulauan Canary. Sejauh tahun ini, sekitar 19.000 imigran telah mencapai pantai-pantai Kepulauan Canary dengan perahu kecil, menciptakan situasi yang tidak berkelanjutan di pulau-pulau tersebut.<\/p>\n<p>Para uskup ingin mengingatkan hal itu,<strong> \"Bagi seorang Kristen, migran adalah anak Tuhan, anak Allah.<\/strong><br \/>\n<strong> saudara laki-laki dengan kehidupan yang ditandai dengan rasa sakit<\/strong> dan penderitaan untuk mencari harapan akan kehidupan yang lebih baik\" dan menggarisbawahi bahwa <strong>\"Kita tidak bisa terus menerus tidak menyadari penderitaan mereka<\/strong> juga tidak acuh tak acuh dalam menghargai kontribusi luar biasa dari mereka yang datang ke masyarakat kita yang semakin menua\", tanpa melupakan \"kompleksitas situasi yang menyatu dalam drama ini\".<\/p>\n<p>Oleh karena itu, para uskup <strong>telah kembali untuk menuntut tindakan di negara asalnya<\/strong> migran ini dengan tujuan untuk menciptakan kemungkinan konkret untuk hidup bermartabat di tanah air mereka dan secara bersamaan, \"di negara tujuan, untuk menyelamatkan hidup mereka\" dengan mempertimbangkan \"keseimbangan yang tepat antara melindungi hak-hak warga negara dan memastikan penerimaan dan bantuan kepada para migran. <strong>Komunitas-komunitas Kristen\", lanjutnya, \"harus memberikan kesaksian yang unik tentang persaudaraan dan kewarganegaraan dalam menyambut\".<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_413\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_1218  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_468 frase-destacada  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<blockquote><p>\"Kita harus memberikan kesaksian persaudaraan dan kewarganegaraan dalam penerimaan, perawatan dan promosi mereka yang datang dan dalam tindakan moral dan politik terhadap penyebab begitu banyak penderitaan\".<\/p><\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_414\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1221  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_469  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Konferensi Episkopal Spanyol<\/h3>\n<p>Selain hal-hal tersebut, Rapat Paripurna juga menyetujui neraca keuangan<br \/>\ndan penyelesaian anggaran untuk tahun 2019, distribusi Dana Bersama Antar Keuskupan dan anggaran MEE untuk tahun 2021. Fernando Gim\u00e9nez Barriocanal telah diperbaharui sebagai Wakil Sekretaris Urusan Ekonomi Konferensi Waligereja Spanyol untuk lima tahun ke depan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_415\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1224  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_470 elemento-firma  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Dengan kolaborasi dari:<\/strong><\/p>\n<p>KONFERENSI PARA USKUP SPANYOL<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang Pleno pada akhir tahun 2020 memfokuskan perenungannya pada isu-isu ini, yang kemudian ditambahkan dengan konsekuensi sosial-ekonomi dari pandemi.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":183552,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-183028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183028"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":214267,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183028\/revisions\/214267"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}