{"id":182675,"date":"2024-03-11T13:48:00","date_gmt":"2024-03-11T12:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.fundacioncarf.org\/san-jose-obrero-quien-fue-jose-de-nazaret-el-padre-de-jesus-2\/"},"modified":"2025-02-10T10:02:23","modified_gmt":"2025-02-10T09:02:23","slug":"san-jose-quien-fue-el-padre-carpintero-de-jesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/san-jose-quien-fue-el-padre-carpintero-de-jesus\/","title":{"rendered":"Santo Yusuf: Siapakah Ayah Tukang Kayu dari Yesus dari Nazaret"},"content":{"rendered":"
\"Cintailah Santo Yosef, cintailah dia dengan segenap hatimu, karena dialah orang yang, bersama Yesus, paling mencintai Santa Maria, dan orang yang paling banyak memperlakukan Tuhan: orang yang paling mencintai-Nya, setelah Bunda kita. Ia layak mendapatkan kasih sayang Anda, dan baik bagi Anda untuk memperlakukannya, karena ia adalah seorang Guru kehidupan batin, dan ia dapat melakukan banyak hal di hadapan Tuhan dan di hadapan Bunda Allah.<\/em><\/strong><\/p>\n Hari pestanya adalah 19 Maret dan Paus Fransiskus mengundang kita untuk memberi perhatian khusus pada sosok Santo Yosef. Untuk tujuan ini, ia telah menunjukkan dua kebajikan unik yang mendefinisikan ayah Yesus:Joseph adalah orang yang tahu bagaimana menemani dalam keheningan\".<\/strong> dan itu adalah \"pria impian\".<\/strong><\/p>\n Matius dan Lukas menyebut Santo Yusuf sebagai seorang yang berasal dari garis keturunan yang termasyhur, yaitu keturunan Daud dan Salomo, raja-raja Israel. Rincian dari silsilah ini secara historis agak tidak jelas: kita tidak tahu yang mana dari dua silsilah yang diberikan oleh para penginjil yang sesuai dengan Maria dan yang mana dengan Santo Yusuf, yang merupakan ayah Maria menurut hukum Yahudi. Kita tahu bahwa kampung halamannya adalah Betlehem, tempat ia didaftarkan, tetapi ia tinggal dan bekerja di Nazaret.<\/p>\n Kita tahu, bagaimanapun juga, bahwa ia bukanlah orang kaya: ia adalah seorang pekerja, seperti jutaan orang lain di seluruh dunia; ia melakukan pekerjaan yang keras dan rendah hati yang telah dipilih Allah untuk diri-Nya sendiri, dengan mengambil daging kita dan ingin hidup tiga puluh tahun sebagai salah satu dari kita.<\/p>\nBiografi Santo Yosef dari Nazaret<\/h2>\n