{"id":167790,"date":"2022-09-14T14:01:16","date_gmt":"2022-09-14T12:01:16","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/blog\/quien-es-el-beato-alvaro-del-portillo\/"},"modified":"2024-10-10T13:41:57","modified_gmt":"2024-10-10T11:41:57","slug":"quien-es-el-beato-alvaro-del-portillo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/quien-es-el-beato-alvaro-del-portillo\/","title":{"rendered":"Siapakah Beato Alvaro del Portillo?"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_59 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_445\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1170  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1171  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<h3 class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_403 post-excerpt  et_pb_text_align_center et_pb_bg_layout_light\"><span style=\"color: revert; font-size: revert; font-weight: revert;\">Beatifikasi Alvaro del Portillo: 27 September<\/span><\/h3>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_446 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1174 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_404  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Untuk beatifikasinya, <strong>lebih dari 200.000 orang dari seluruh dunia hadir.<\/strong>. Upacara dipimpin oleh Kardinal Angelo Amato. Ia didampingi oleh Kardinal Antonio Mar\u00eda Rouco, Uskup Agung Emeritus Madrid dan mantan uskup Opus Dei, Don Javier Echevarr\u00eda. Tujuh belas kardinal dan 170 uskup dari seluruh dunia turut merayakan upacara yang sama.<\/p>\n<p>Kardinal Angelo Amato menekankan dalam homilinya, <strong>Kesetiaan Don Alvaro del Portillo kepada Injil, Gereja dan Paus.<\/strong> Ia menjelaskan: \"ia melarikan diri dari semua personalisme, karena ia menyampaikan kebenaran Injil, bukan pendapatnya sendiri\". Dan ia menekankan bahwa Don \u00c1lvaro, \"menonjol karena kehati-hatian dan ketelitiannya dalam menilai peristiwa dan orang; keadilannya dalam menghormati kehormatan dan kebebasan orang lain\".<\/p>\n<p>Paus Fransiskus hadir pada upacara tersebut dalam sebuah surat di mana ia melukiskan potret Beato yang baru ini: \"Terutama yang luar biasa adalah cintanya kepada Gereja, mempelai wanita Kristus, yang dilayaninya dengan hati yang dilucuti dari kepentingan duniawi, jauh dari perselisihan, ramah kepada semua orang dan selalu mencari hal positif dalam diri orang lain, apa yang menyatukan, apa yang membangun. Dia tidak pernah mengeluh atau mengkritik, bahkan pada saat-saat yang sangat sulit, tetapi, seperti yang telah dia pelajari dari Santo Yosemar\u00eda, dia selalu menanggapinya dengan doa, pengampunan, pengertian, dan amal yang tulus.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1175 b-col-3  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_447\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1176  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1177  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_testimonial et_pb_testimonial_7 clearfix  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light et_pb_testimonial_no_image\">\n<div class=\"et_pb_testimonial_portrait\" style=\"background-image: url('https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Javier-Echevarria.jpg');\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_testimonial_description\">\n<div class=\"et_pb_testimonial_description_inner\">\n<div class=\"et_pb_testimonial_content\">\n<p>\"Pengangkatan Alvaro del Portillo ke altar mengingatkan kita sekali lagi akan panggilan universal untuk kekudusan, yang diproklamasikan dengan sangat kuat oleh Konsili Vatikan II. Josemar\u00eda Escriv\u00e1 dalam melihat bahwa putranya yang paling setia ini telah diusulkan sebagai pendoa syafaat dan teladan bagi semua umat beriman.<\/p>\n<p><strong>Uskup Javier Echevarr\u00eda, pada kesempatan beatifikasi Don \u00c1lvaro del Portillo.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"et_pb_testimonial_meta\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1178  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_448\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1179  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1180  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_405  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Kehidupan Don \u00c1lvaro del Portillo<\/h2>\n<p>Kehidupannya merupakan pelajaran yang luar biasa bagi manusia masa kini. <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/expertos\/san-josemaria\/\">Santo Yosemar\u00eda<\/a> memanggilnya sejak awal <em><strong>\"rock\"<\/strong><\/em>, <em>saxum<\/em>julukan yang mendefinisikan dirinya sejak usia muda. <strong>Alvaro del Portillo adalah seorang yang setia, seorang pekerja yang tak kenal lelah dalam pelayanan Gereja dan Opus Dei.<\/strong> Ia adalah kolaborator dekat Santo Yosemar\u00eda dan menjadi penerus pertamanya sebagai kepala Opus Dei pada tahun 1975, setelah kematian sang pendiri. Sebuah contoh yang dekat dengan semua orang, meskipun hidup dalam keadaan yang berbeda dari keadaannya sendiri.<\/p>\n<p>Ia lahir di Madrid dari keluarga besar dan taat pada 11 Maret 1914. Beliau adalah Doktor Teknik Sipil, Doktor Filsafat dan Doktor Hukum Kanonik.<\/p>\n<h3>1935: bergabung dengan Opus Dei<\/h3>\n<p>Sambil belajar teknik, ia bergabung dengan Opus Dei, sebuah lembaga yang didirikan tujuh tahun sebelumnya. <strong>Dia menerima langsung dari Santo Josemar\u00eda Escriv\u00e1 formasi dan semangat yang sesuai dengan jalan baru Gereja.<\/strong>. Ia melakukan pekerjaan penginjilan yang ekstensif di antara rekan-rekan mahasiswa dan rekan kerjanya.<\/p>\n<p>Selama Perang Saudara Spanyol, ia sangat menderita dan hampir kehilangan nyawanya, tetapi Don Alvaro jarang berbicara tentang periode itu. Salah satu dari beberapa kesempatan itu adalah di Cebu pada akhir tahun 1987. Dan ia melakukannya untuk menggarisbawahi perlunya <strong>cinta dan mempromosikan perdamaian<\/strong>secara kebetulan menyinggung penganiayaan terhadap Gereja yang dilancarkan di Spanyol selama perang saudara: \"Saya tidak terlibat dalam aktivitas politik apa pun, dan saya bukan seorang imam, atau religius, atau seminaris, tetapi seorang mahasiswa teknik; dan mereka memasukkan saya ke dalam penjara, hanya karena berasal dari keluarga Katolik. Pada waktu itu saya memakai kacamata, dan suatu kali salah satu penjaga - mereka memanggilnya Petrof, nama Rusia - mendatangi saya, menodongkan pistol ke pelipis saya dan berkata: Anda adalah seorang pendeta, karena Anda memakai kacamata. Dia bisa saja membunuh saya kapan saja. Dia tidak melakukannya karena Tuhan mengira dia masih bisa memberikan perlawanan yang terlalu banyak kepada iblis, atau bahwa dia tidak layak masuk Surga. Itu adalah hal yang luar biasa. Dari tahun 1939, ia melakukan kerasulan yang intens di berbagai kota di Spanyol, yang ia lanjutkan sepanjang hidupnya.<\/p>\n<h3>1944: Ditahbiskan menjadi imam<\/h3>\n<p>Pada tanggal 25 Juni 1944 ia ditahbiskan bersama Jos\u00e9 Mar\u00eda Hern\u00e1ndez Garnica dan Jos\u00e9 Luis M\u00fazquiz: <strong>adalah tiga imam pertama Opus Dei, setelah pendirinya. <\/strong>Sejak saat itu, <strong>mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk pelayanan pastoral<\/strong>dalam pelayanan anggota Opus Dei dan semua jiwa.<\/p>\n<h3>1946-1975: tinggal di Roma bersama St.<\/h3>\n<p>Ia menunjukkan pelayanannya yang tak kenal lelah kepada Gereja dengan mengabdikan dirinya pada berbagai tugas Tahta Suci sebagai konsultan untuk berbagai Dikasteri Kuria Romawi. Ia mengambil bagian aktif dalam Konsili Vatikan II. Antara tahun 1947 dan 1950 <strong>Dia mempromosikan kegiatan pembinaan Kristen dan melayani banyak orang sebagai seorang imam.<\/strong> Ia berkontribusi pada ekspansi apostolik Opus Dei di berbagai kota di Italia.<\/p>\n<p>Pada tahun 1948, ia memperoleh gelar doktor dalam Hukum Kanonik di Universitas Kepausan Santo Thomas (Angelicum). Pada tahun yang sama, Kolese Salib Suci Roma didirikan di Roma sebagai pusat internasional untuk <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/sacerdocio\/formacion-de-sacerdotes\/\">formasi imam.<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, <strong>\u00c1lvaro del Portillo selalu berada di sisi Santo Yosemar\u00eda, membantunya dalam tugas-tugas evangelisasi dan pemerintahan pastoral Opus Dei, dan menemaninya dalam banyak perjalanan kerasulannya.<\/strong> ke negara-negara di Eropa dan Amerika.<\/p>\n<h3>1975-1994: penerus St Josemar\u00eda<\/h3>\n<p><strong>Pada tanggal 15 September 1975 ia terpilih sebagai penerus pertama Santo Yosemar\u00eda.<\/strong>. Dan pada tanggal 28 November 1982, pada saat mendirikan Karya sebagai Prelatus Pribadi, Bapa Suci Santo Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Prelatus Opus Dei.<\/p>\n<h3>1991: menerima penahbisan episkopal<\/h3>\n<p><strong>Yohanes Paulus II menganugerahkan tahbisan episkopal kepadanya.<\/strong> pada tanggal 6 Januari tahun itu. Semua karyanya ditandai dengan kesetiaan kepada Bapa Pendiri dan pesannya serta kepada Gereja, dan dengan karya pastoral yang tak kenal lelah untuk memperluas kerasulan Prelatus dalam pelayanan Gereja.<\/p>\n<p>Don \u00c1lvaro del Portillo<strong> Ia mencari identifikasi dengan Kristus dalam penyerahan diri yang penuh kepercayaan kepada kehendak Allah Bapa, yang terus-menerus dipelihara oleh doa, Ekaristi, dan devosi yang lembut kepada Perawan Terberkati. Cintanya kepada Gereja dimanifestasikan oleh persekutuannya yang mendalam dengan Paus dan para Uskup.<\/strong> Kasih sayangnya kepada semua orang, perhatiannya yang tak kenal lelah untuk putri dan putranya di Opus Dei, kerendahan hati, kehati-hatian dan ketabahannya, kegembiraan dan kesederhanaannya, kelupaannya akan diri sendiri dan keinginannya yang kuat untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus, juga tercermin dalam motto episkopalnya - \"Kasih Tuhan untuk semua\".<em>Regnare Christum volumus!<\/em>-, bersama dengan kebaikan, ketenangan dan humor yang baik yang terpancar dari pribadinya, adalah ciri-ciri yang membentuk potret jiwanya.<\/p>\n<h3>1994: Jalan Menuju Surga<\/h3>\n<p>Ia meninggal mendadak pada dini hari tanggal 23 Maret 1994 di kantor pusat Prelature di Roma, beberapa jam setelah kembali dari ziarah ke Tanah Suci, di mana ia telah mengikuti jejak-jejak duniawi Tuhan Yesus dengan penuh kesalehan. Pagi sebelumnya ia telah merayakan Misa terakhirnya di Ruang Atas di Yerusalem.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1181  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_449\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1182  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1183  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_64\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-159068\" title=\"oracion-don-alvaro-del-portillo\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/oracion-don-alvaro-del-portillo.png\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/oracion-don-alvaro-del-portillo.png 600w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/oracion-don-alvaro-del-portillo-225x300.png 225w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/oracion-don-alvaro-del-portillo-9x12-1.png 9w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/oracion-don-alvaro-del-portillo.png 480w\" alt=\"Oraci\u00f3n Don Alvaro del Portillo: Dios Padre misericordioso, que concediste al Beato \u00c1lvaro, Obispo, la gracia de ser, con la ayuda de Santa Mar\u00eda, Pastor ejemplar en el servicio a la Iglesia y fidel\u00edsimo hijo y sucesor de San Josemar\u00eda, Fundador del Opus Dei: haz que yo sepa tambi\u00e9n responder con fidelidad a las exigencias de la vocaci\u00f3n cristiana, convirtiendo todos los momentos y circunstancias de mi vida en ocasi\u00f3n de amarte y de servir al Reino de Jesucristo. D\u00edgnate otorgar la canonizaci\u00f3n del Beato \u00c1lvaro, y conc\u00e9deme por su intercesi\u00f3n el favor que te pido... (p\u00eddase). As\u00ed sea.\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_406 leyenda  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Doa untuk Alvaro del Portillo yang Terberkati<\/strong>. Jika Anda ingin, Anda dapat mengirim <a href=\"https:\/\/opusdei.org\/es-es\/favor\/alvaro-del-portillo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a> sebuah catatan tentang bantuan yang diterima oleh Beato Alvaro del Portillo.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1184  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_450\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1185  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1186  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_407  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Pada hari yang sama, 23 Maret, Santo Yohanes Paulus II pergi berdoa di depan <strong>Jenazahnya sekarang berada di ruang bawah tanah Gereja Prelatik Santa Maria della Pace di Roma. <\/strong>Terus menerus diiringi dengan doa dan kasih sayang dari umat beriman Opus Dei dan ribuan orang lainnya.<\/p>\n<p>Sejak hari kematiannya, banyak orang mulai meminta syafaatnya untuk mendapatkan nikmat dari surga. Selain itu, ribuan orang bersaksi tentang cintanya kepada Gereja.<\/p>\n<p>Pada tahun 2004, sepuluh tahun setelah kematiannya, proses beatifikasi dan kanonisasi dibuka di Roma. Setelah analisis yang intens terhadap semua dokumentasi yang disajikan oleh postulator untuk Penyebab Orang-orang Suci, <strong>Pada tanggal 28 Juni 2012, Uskup \u00c1lvaro del Portillo y Diez de Sollano dinyatakan sebagai Yang Mulia dan akhirnya dibeatifikasi pada tanggal 27 September 2014.<\/strong> Hari pestanya dirayakan pada tanggal 12 Mei, hari peringatan komuni pertamanya.<\/p>\n<h2>Terberkatilah Alvaro del Portillo<\/h2>\n<p>Santo Josemar\u00eda Escriv\u00e1 memiliki ungkapan dari Kitab Amsal yang diukir di pintu kantor Don \u00c1lvaro: <em>Vir fidelis multum laudabitur.<\/em> (Orang yang setia akan sangat dipuji).<\/p>\n<p>Kehidupannya begitu kuat sehingga menggerakkan kita untuk menghayati dengan setia panggilan kita sendiri dengan sukacita yang sama seperti yang ia tunjukkan kepada semua orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1187  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_451 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1188 b-col-1  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_1189 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_408 elemento-firma  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Daftar Pustaka<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p>Opusdei.org.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_1190 b-col-3  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada hari Sabtu pagi, 27 September 2014, Alvaro del Portillo, insinyur, uskup dan penerus pertama Santo Yosemar\u00eda sebagai pimpinan Opus Dei, dibeatifikasi di Madrid di hadapan kerumunan umat beriman dari delapan puluh negara. Ia juga salah satu tokoh protagonis Konsili Vatikan II.<\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":163545,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[10],"class_list":["post-167790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-vida-de-santos"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167790"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199192,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167790\/revisions\/199192"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}