{"id":167777,"date":"2025-06-29T06:00:00","date_gmt":"2025-06-29T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/blog\/quienes-fueron-san-pedro-y-san-pablo-y-que-se-les-encomendo\/"},"modified":"2026-06-03T12:10:13","modified_gmt":"2026-06-03T10:10:13","slug":"solemnidad-san-pedro-y-san-pablo-29-de-junio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/solemnidad-san-pedro-y-san-pablo-29-de-junio\/","title":{"rendered":"29 Juni, Hari Raya Santo Petrus dan Paulus"},"content":{"rendered":"

Santo Petrus dan Santo Paulus mengalami kasih Kristus \"yang menyembuhkan mereka dan membebaskan mereka dan dengan demikian menjadi rasul dan pelayan pembebasan bagi orang lain\". Paus Fransiskus, 2021<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Hari Raya Santo Petrus dan Paulus memperingati kemartiran Simon Petrus dan Paulus dari Tarsus, dua rasul yang menemani Yesus Kristus dalam misi penginjilannya.<\/p>\n\n\n\n

Petrus, dipilih oleh Kristus untuk menjadi batu karang Gereja: \"Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku\". (Mat 16,16)<\/em>. Ia dengan rendah hati menerima misinya sampai kematiannya sebagai martir. Makamnya di Basilika Santo Petrus di Vatikan adalah tujuan dari ziarah<\/a> bagi ribuan umat Kristiani yang berkunjung dari seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n

Paulus, seorang penganiaya orang Kristen yang menjadi rasul, adalah model penginjil yang sungguh-sungguh bagi semua umat Katolik. Setelah bertemu dengan Yesus, ia memberikan dirinya sendiri tanpa pamrih untuk tujuan Injil.<\/p>\n\n\n\n

Dalam homilinya pada tahun 2012 untuk Hari Raya Santo Petrus dan Paulus, Paus Benediktus XVI menyebut kedua rasul ini sebagai \"pelindung utama Gereja Roma\". \"Tradisi Kristen selalu menganggap Santo Petrus dan Santo Paulus tidak dapat dipisahkan: bersama-sama, pada kenyataannya, mereka mewakili seluruh Injil Kristus,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

\"Francesco
Santo Petrus yang didukung mengamati pengadilan Yesus dalam film tersebut Sengsara Kristus<\/em>.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah Kebangkitan dan Kenaikan Kristus, Petrus dengan rendah hati mengambil alih kepemimpinan Gereja, memimpin para rasul dan mengambil alih untuk menjaga agar iman yang benar tetap hidup.<\/p>\n\n\n\n

Paulus, setelah perjumpaannya dengan Kristus, melanjutkan perjalanan ke Damsyik di mana ia dibaptis dan mendapatkan kembali penglihatannya. Ia dikenal sebagai rasul bagi bangsa-bangsa lain dan menghabiskan sisa hidupnya tanpa lelah memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa di Laut Tengah.<\/p>\n\n\n\n

Siapakah Santo Petrus dan apa yang dipercayakan kepadanya?<\/h2>\n\n\n\n

Santo Petrus adalah salah satu dari dua belas rasul Yesus. Dia adalah seorang nelayan dan Yesus memanggilnya untuk menjadi penjala manusia, untuk memberitakan kasih Allah dan pesan keselamatan-Nya. Petrus menerima dan mengikut Yesus.<\/p>\n\n\n\n

Namanya Simon; Yesus memanggilnya Kefas, \"batu\" dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan menjadi batu yang di atasnya Ia akan membangun Gereja-Nya. Itulah sebabnya kita mengenalnya sebagai Petrus.<\/p>\n\n\n\n

Rasul Petrus menjalani saat-saat yang sangat penting bersama Yesus:<\/p>\n\n\n\n