{"id":167719,"date":"2024-05-29T13:00:00","date_gmt":"2024-05-29T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/blog\/quien-es-el-espiritu-santo-y-cuales-son-sus-dones-invocacion-al-espiritu-santo\/"},"modified":"2025-02-26T16:21:59","modified_gmt":"2025-02-26T15:21:59","slug":"espiritu-santo-cuales-son-sus-dones-e-invocacion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/espiritu-santo-cuales-son-sus-dones-e-invocacion\/","title":{"rendered":"Siapakah Roh Kudus dan apakah karunia-karunia-Nya? Doa Roh Kudus"},"content":{"rendered":"
\n
\n
\u00a0<\/div>\n
\n
Orang-orang Kristen di dalam Pengakuan Iman mengakui iman kepada Roh Kudus, yang adalah Tuhan, \"Tuhan dan pemberi kehidupan\". Ia adalah sumber kehidupan ilahi yang tak habis-habisnya di dalam diri kita. Dia adalah \"air hidup\" yang dijanjikan Yesus kepada wanita Samaria untuk memuaskan dahaga selamanya, untuk memuaskan kerinduan terdalam dan tertinggi dari hati manusia. Karena Yesus telah \"datang agar mereka memiliki hidup dan memilikinya dengan berkelimpahan\". <\/span>(Yoh 10,10)<\/em><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n
\n
\n
\n
\n

Siapakah Roh Kudus itu?<\/h2>\n

Roh Kudus yang adalah salah satu dari tiga pribadi Tritunggal Mahakudus.<\/strong>. Itu berasal dari Bapa dan Putra. Kristus telah mencurahkannya ke dalam hati kita, untuk menjadikan kita sebagai anak-anak Allah dan untuk membimbing, menghidupkan dan menyuburkan kehidupan kita.<\/strong><\/p>\n

Inilah yang kita maksudkan ketika kita mengatakan bahwa orang Kristen adalah manusia rohani: seseorang yang berpikir dan bertindak sesuai dengan Roh Kudus yang menjadi inspirasinya.<\/p>\n

Tetapi dalam menyembah Tritunggal Mahakudus yang memberi hidup, konsubstansial dan tak terpisahkan, iman Gereja juga mengakui perbedaan Pribadi-pribadi. Ketika Bapa mengutus Firman-Nya, Ia juga mengutus Nafas-Nya: sebuah misi bersama di mana pribadi-pribadi Tritunggal Mahakudus berbeda tetapi tidak terpisahkan. Tanpa keraguan, Kristuslah yang menyatakan diri-Nya, gambar yang kelihatan dari Allah yang tidak kelihatan, tetapi Roh Kuduslah yang menyatakan-Nya.<\/strong>. Katekismus Gereja Katolik 687-689<\/em><\/p>\n

Kedatangan Roh Kudus<\/h3>\n

Sebelum Kenaikan, Yesus telah memerintahkan para murid untuk \"tidak meninggalkan Yerusalem, tetapi menantikan janji Bapa. Yohanes membaptis dengan air,\" kata-Nya kepada mereka, \"tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus tidak lama lagi. Dan apabila Ia turun ke atas kamu, kamu akan menjadi saksi di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.\"<\/p>\n

Beberapa hari kemudian, lanjut Lukas, \"Ketika mereka semua sedang berkumpul, tiba-tiba dari langit terdengar suara seperti angin ribut yang dahsyat, dan suara itu memenuhi seluruh rumah tempat mereka duduk. Y mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain.<\/strong>\".<\/p>\n

Pada hari ini Tritunggal Mahakudus sepenuhnya dinyatakan<\/strong> dan sejak saat itu Kerajaan yang diproklamasikan oleh Kristus terbuka bagi semua orang yang percaya kepada-Nya.<\/p>\n

Misi Roh Kudus<\/h3>\n

Yesus tidak sepenuhnya menyatakan Roh Kudus sampai setelah Kebangkitan-Nya. Namun, ia menyarankannya sedikit demi sedikit,<\/strong> bahkan dalam pengajaran-Nya kepada orang banyak, ketika Ia menyatakan bahwa Daging-Nya akan menjadi makanan bagi kehidupan dunia. Dia juga menyarankan hal ini kepada Nikodemus, kepada wanita Samaria, dan kepada mereka yang berpartisipasi dalam hari raya Pondok Daun.<\/p>\n

Kepada murid-murid-Nya, Ia berbicara secara terbuka tentang doa:<\/strong> dicatat oleh Santo Lukas dalam ayat 11 dari karyanya Injil<\/a>Jika kamu yang jahat tahu bagaimana memberikan hal-hal yang baik kepada anak-anakmu, terlebih lagi Bapa di surga akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang memintanya\".<\/p>\n

Dan ketika ia menjelaskan kepada mereka tentang kesaksian yang harus mereka berikan, ia berkata: \"Ketika kalian ditangkap, jangan khawatir tentang apa yang akan kalian katakan atau bagaimana kalian akan berbicara. Ketika saat itu tiba, Anda akan diberi tahu apa yang harus Anda katakan. Sebab bukan kamu yang akan berbicara, tetapi Roh Bapa yang akan berbicara untukmu\". Katekismus Gereja Katolik 689-690<\/em><\/p>\n

Parakletis yang adalah Allah sendiri yang memberikan diri-Nya kepada kita untuk membuat kita mengambil bagian dalam sifat ilahi-Nya. Dia bertindak di dalam diri kita dengan memberikan penghiburan batin kepada kita,<\/strong> yang dapat kita alami sebagai peningkatan iman, pengharapan, amal, kedamaian atau sukacita yang menarik kita kepada-Nya.<\/p>\n

\"Tidak ada seorangpun yang dapat berkata: \"Yesus adalah Tuhan\", kecuali oleh Roh Kudus\", kata Santo Paulus dalam Surat kepada jemaat di Korintus. Dan dalam Surat kepada jemaat di Galatia: \"Allah telah mengutus Roh Anak-Nya ke dalam hati kita yang berseru 'Abba, Bapa'\".<\/p>\n

\"Mari\u0301a-Santi\u0301sima-esposa-del-Espi\u0301ritu-Santo\"<\/p>\n

Roh Kudus dan Perawan Maria<\/h3>\n

Ia mempersiapkan Maria dengan rahmat-Nya. Maria, \"penuh rahmat\", Bunda dari Dia yang di dalam diri-Nya \"seluruh kepenuhan keilahian berdiam secara jasmaniah\".<\/p>\n

Di dalam Maria, Rahmat Ilahi menggenapi rancangan baik hati Bapa<\/strong>. Perawan<\/a> mengandung dan melahirkan Putra Allah melalui karya Roh Kudus. Keperawanannya menjadi buah yang unik melalui kuasa Roh dan iman.<\/p>\n

Singkatnya, melalui Maria, Roh Kudus mulai membawa orang-orang ke dalam persekutuan dengan Kristus.<\/strong> \"objek dari cinta kasih Tuhan yang penuh kebajikan\". Katekismus Gereja Katolik 721-726<\/em><\/p>\n

Roh Kudus dalam kehidupan orang Kristen<\/h3>\n

Pengetahuan tentang iman hanya dimungkinkan dalam Rahmat Ilahi. Untuk dapat berhubungan dengan Kristus, pertama-tama perlu untuk tertarik oleh Rahmat Ilahi. Ia, bersama dengan Tritunggal Mahakudus, datang untuk tinggal di dalam jiwa melalui sakramen Baptis. Roh Kudus dengan kasih karunia-Nya adalah \"yang pertama\" yang membangunkan kita kepada iman.<\/strong> dan mengawali kita ke dalam kehidupan baru dalam mengenal Allah yang esa dan Allah yang diutus kepada kita, Yesus Kristus. Katekismus Gereja Katolik 737-742<\/p>\n

Tidak mungkin menjalani kehidupan Kristiani tanpa Rahmat Ilahi, karena rahmat itu adalah pendamping dan protagonis kehidupan kita, kata Paus Fransiskus dalam homilinya di kapel Casa Santa Marta.<\/p>\n

\"Anda tidak dapat berjalan dalam kehidupan Kristen tanpa Roh Kudus\".<\/strong>Paus Fransiskus mengatakan, menambahkan bahwa kita harus meminta rahmat Tuhan untuk memahami pesan ini, karena \"Dia adalah teman kita dalam perjalanan\".<\/p>\n

Bapa Suci menjelaskan bahwa Tanpa Roh Kudus yang adalah kekuatan kita, kita tidak dapat melakukan apa-apa.<\/strong>Roh \"membuat kita bangkit dari keterbatasan kita, dari kematian kita, karena kita memiliki begitu banyak, begitu banyak nekrosa dalam hidup kita, dalam jiwa kita\". Oleh karena itu, penting bagi orang Kristen untuk memberikan tempat baginya dalam keberadaan kita.<\/p>\n

Lebih lanjut, Paus menggarisbawahi bahwa kehidupan Kristiani yang tidak menyediakan ruang bagi Roh Kudus dan tidak membiarkan dirinya dibimbing oleh-Nya \"adalah kehidupan kafir, yang menyamar sebagai Kristiani. Dia adalah tokoh utama kehidupan Kristen, Roh yang menyertai kita, yang menemani kita, mengubah kita, mengalahkan kita.<\/p>\n

Di Santa Marta, Fransiskus menyerukan kepada Paus untuk semua umat Katolik harus menyadari \"bahwa kita tidak bisa menjadi orang Kristen tanpa berjalan bersama Roh Kudus\".<\/strong>tanpa bertindak bersama-Nya, tanpa membiarkan Dia menjadi protagonis dalam hidup kita\".<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n

\u00a0<\/div>\n<\/div>\n
\n
\u00a0<\/div>\n
\n
\n