{"id":163344,"date":"2023-02-03T12:29:05","date_gmt":"2023-02-03T11:29:05","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/?post_type=testimonios&#038;p=163344"},"modified":"2024-10-10T13:36:50","modified_gmt":"2024-10-10T11:36:50","slug":"seminarista-indio-eloi-chiramal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/seminarista-indio-eloi-chiramal\/","title":{"rendered":"Tuhan selalu memilih cara yang paling aneh untuk menunjukkan Kasih-Nya"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_152 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_838\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2361 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2362 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_897 post-excerpt et_pb_text_align_center et_pb_bg_layout_light\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_video et_pb_video_12\">\n<div class=\"et_pb_video_box\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"&quot;SAYA MELIHAT SETIAP WARNA KEHIDUPAN YANG MUNGKIN&quot;: Eloi de la India meninggalkan musik untuk mengikuti Tuhan ????????????\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/WGfPY5MoT5g?feature=oembed\" width=\"1080\" height=\"608\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2363 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_839\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2364 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2365 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_898 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Eloi Chiramal, seminaris asal India<\/h2>\n<p>\"Kisah panggilan saya (dan mungkin juga saudara laki-laki saya) sama tuanya dengan ayah saya, Joby, yang juga seorang seminaris India dan ingin menjadi seorang imam, tetapi ternyata berbeda. Setelah empat tahun masa pembinaan, ia memahami bahwa ia dipanggil untuk menikah, bertemu dengan ibu saya, Princy, dan menikahinya. Mereka telah dikaruniai tiga orang anak.<\/p>\n<p>Ayah saya adalah seorang guru di sebuah sekolah dasar di sebuah desa di <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/testimonios-sacerdotes\/midhun-europa-debe-aprender-de-india-el-valor-unidad-familiar\/\">India<\/a> dan sekarang sudah pensiun dan ibu saya bekerja di kantor gereja paroki kami. Kakak laki-laki saya, Joel, juga seorang seminaris dan, dengan rahmat Tuhan, akan ditahbiskan pada bulan Desember 2023. Adik perempuan saya, Christin, bekerja sebagai analis\".<\/p>\n<h2>Masa kecil yang kaya akan pengabdian<\/h2>\n<p><strong>\"Pendidikan imamat yang dimiliki ayah saya<\/strong> selalu membantu menjaga suasana pengabdian yang baik di seluruh keluarga saya. Kami berdoa rosario setiap hari, Misa Kudus dan kegiatan-kegiatan devosional lainnya. Tapi <strong>Kakak saya yang menarik saya ke dalam kehidupan spiritual.<\/strong> Dia, yang pada dasarnya adalah seorang pertapa, biasa bangun pukul 3:30 pagi untuk berdoa.<\/p>\n<p>Keterikatan saya dengan altar dimulai ketika saya terpilih untuk paduan suara gereja untuk memainkan organ. Sebagai seorang pemula dan untuk menghindari kesalahan - saya sangat terkenal sering melakukan kesalahan - saya mulai pergi setengah jam sebelum Misa dan meninggalkan gereja setengah jam setelahnya untuk lebih banyak berlatih. Saya juga biasa berlatih kapan pun saya bisa. Justru pada saat itulah saya berpikir untuk menjadi seorang imam. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya ketika saya mulai mengambil pelajaran biola.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2366 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_840\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2367 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2368 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_17 et_clickable et_pb_text_align_left et_pb_blurb_position_left et_pb_bg_layout_dark\">\n<div class=\"et_pb_blurb_content\">\n<div class=\"et_pb_main_blurb_image\"><span class=\"et_pb_image_wrap\"><span class=\"et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone et-pb-icon\">\uf4b9<\/span><\/span><\/div>\n<div class=\"et_pb_blurb_container\">\n<h4 class=\"et_pb_module_header\">Bantu latihlah para seminaris dari India untuk membantu Gereja di seluruh dunia - berdonasilah sekarang juga!<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_195\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-163379\" title=\"eloi-2\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-2.jpg\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 720px, 100vw\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-2.jpg 720w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-2-480x307.jpg 480w\" alt=\"viaje del papa francisco al congo\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_899 leyenda et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Eloi harus membuat keputusan yang sulit: meninggalkan bandnya demi panggilan imamat. Mereka akan menjadi sebuah band profesional. \"Mengatakan tidak pada mimpi bermusik adalah sebuah penyulut yang besar dalam diri saya. Bukan berarti saya meninggalkan musik dan biola untuk selamanya, tetapi saya mulai menikmati penantian ini sampai kehendak Tuhan dinyatakan kepada saya tentang bagaimana menggunakan karunia musik yang telah Dia berikan kepada saya,\" katanya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2369 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_841\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2370 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2371 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_900 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Keputusan saudara laki-laki saya, yang juga seorang seminaris India<\/h2>\n<p>\"Ketika saudara laki-laki saya mengatakan kepada kami bahwa dia ingin masuk seminari, ayah saya ingin dia mengambil formasi yang diperlukan dengan sangat serius. Saya sendiri memutuskan, untuk sementara waktu, untuk tidak membicarakan panggilan yang juga saya rasakan.<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan studi SMA saya (pada tahun yang sama ketika saudara laki-laki saya menyelesaikan gelarnya di bidang Matematika), orang tua saya mengizinkan saya untuk masuk seminari juga. Ini berarti saya harus tetap tinggal di kampung halaman saya, sebelum melanjutkan studi filsafat.<\/p>\n<h2>Teknik Sipil<\/h2>\n<p>\"Ketika kami memasuki seminari keuskupan agung Trichur, saya tahu bahwa kami juga harus mengambil program gelar sebelum mendaftar di program filsafat.<\/p>\n<p>Kemudian, setelah satu tahun di seminari kecil dan satu tahun lagi pembinaan rohani yang intens, sekali lagi oleh kasih karunia Tuhan, saya mulai belajar Teknik Sipil, gelar empat tahun. Pada saat itulah <strong>Tuhan telah memberi saya banyak kesempatan untuk belajar.<\/strong> dan meningkatkan diri baik secara internal maupun eksternal.<\/p>\n<h3>Karunia musik<\/h3>\n<p>\"Selain semua studi ini, saya tidak boleh lupa untuk berterima kasih kepada Tuhan atas karunia musik. Pada masa itu saya dapat duduk dan lulus kelas delapan biola di Trinity College, London.<\/p>\n<p>Tantangan terbesar yang saya hadapi saat itu adalah melihat banyak peluang pribadi, semua warna kehidupan yang ada di depan saya, banyak pilihan dan kemungkinan. Tapi <strong>Pada akhirnya saya memilih Tuhan. Dan bukan tanpa kesulitan...\"<\/strong><\/p>\n<h3>Mendengarkan kehendak Tuhan<\/h3>\n<p>\"Saya telah membentuk sebuah band yang menjadi 'profesional'. Kami memiliki produser dan semua anggota memutuskan untuk membuat halaman media sosial resmi. Ketika mereka mendesain sampulnya, mereka bertanya kepada saya, apakah saya ingin melanjutkannya atau tidak, karena setelah semuanya memenuhi syarat sebagai seorang profesional, sulit untuk mundur.<\/p>\n<p>Hal-hal yang saya pikir merupakan undangan untuk melakukan sesuatu yang baik, ternyata terasa seperti 'godaan'. Saya masih belum yakin bagaimana Tuhan memanggil saya dan ke mana, tetapi musik sebagai karier membuat panggilan itu lebih kuat daripada melanjutkan jalan yang sudah saya pilih. Ketika saya mendiskusikan hal ini dengan pembimbing spiritual saya, dia mengatakan kepada saya bahwa <strong>menunggu sampai dia mendengar kehendak Tuhan\".<\/strong><\/p>\n<h3>Panggilan Tuhan<\/h3>\n<p>\"Tuhan selalu memilih cara yang paling aneh untuk menunjukkan kasih-Nya. Secara kebetulan, saya membaca komentar Agustinus tentang Injil Yohanes pada titik di mana ia menafsirkan penampakan Yesus di ruang tertutup kepada para rasul. Saya tidak ingat kutipan persisnya, tetapi maknanya seperti ini: Barangsiapa yang masuk ke dalam rahim ibunya tanpa kehilangan keperawanannya, maka ia dapat masuk ke dalam ruangan yang tertutup tanpa membuka pintunya.<\/p>\n<p>Pada awalnya, hal ini tampak bagi saya sebagai refleksi teologis dari kemegahan. Tetapi kemudian saya mulai merenungkannya untuk hidup saya: kesempatan yang Dia ingin saya raih dapat masuk ke dalam diri saya, bahkan jika saya menutup semua pintu menuju kesempatan itu!\"<\/p>\n<h3>Mengatakan tidak pada impian musik<\/h3>\n<p>\"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Pada masa itu, saya membakar dalam diri saya untuk mengatakan TIDAK dengan tegas yang akan saya berikan kepada sahabat-sahabat terbaik saya dan <strong>menuju impian musik.<\/strong> Saya masih ingat malam itu ketika saya keluar dari kamar pemain keyboard kami sendirian dengan mata berkaca-kaca, dan mengatakan bahwa saya tidak akan bermain di band ini lagi. Dan juga menyakitkan untuk melihat poster band baru pada minggu berikutnya tanpa saya.<\/p>\n<p>Saya juga melepaskan biola dan banyak guru serta teman-teman saya yang lain tidak memahami keputusan itu. Namun, petani yang telah menemukan harta karun itu siap kehilangan segalanya untuk membeli tanah itu. Sebuah logika yang tidak dapat dijelaskan oleh orang lain. Ini tidak berarti bahwa saya telah meninggalkan biola untuk selamanya, tetapi saya mulai menikmati penantian ini sampai <strong>mengkonfirmasi kepada saya kehendak Tuhan tentang bagaimana menggunakan karunia yang telah Dia berikan kepada saya\".<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2372 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_842\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2373 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2374 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_18 et_clickable et_pb_text_align_left et_pb_blurb_position_left et_pb_bg_layout_dark\">\n<div class=\"et_pb_blurb_content\">\n<div class=\"et_pb_main_blurb_image\"><span class=\"et_pb_image_wrap\"><span class=\"et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone et-pb-icon\">\uf4b9<\/span><\/span><\/div>\n<div class=\"et_pb_blurb_container\">\n<h4 class=\"et_pb_module_header\">Bantu latihlah para seminaris dari India untuk membantu Gereja di seluruh dunia - berdonasilah sekarang juga!<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_196\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-163385\" title=\"eloi-3\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-3.jpg\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 720px, 100vw\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-3.jpg 720w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-3-480x307.jpg 480w\" alt=\"viaje del papa francisco al congo\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2375 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_843\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2376 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2377 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_901 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Seminaris India dalam perjalanan menuju imamat<\/h2>\n<p>\"Sejak hari pertama pembinaan kami, teman-teman dan kenalan bertanya kepada saudara laki-laki saya dan saya dengan pertanyaan yang sama: 'Apa yang akan orang tua kalian lakukan jika kalian masuk seminari? Kami selalu menjawab bahwa Tuhan akan menjaga mereka. Namun keraguan ini menjadi pertanyaan nyata ketika kakak saya diterima di program Master Ilmu Komputer di sebuah universitas yang jauh dari rumah kami.<\/p>\n<p>Saya yang menemaninya dalam proses pendaftaran untuk mengisi formulir yang harus disahkan oleh orang tua atau wali. Ketika dia diterima di kampus, saya mulai berpikir tentang kesepian yang harus dihadapi orang tua saya tanpa kami bertiga.<\/p>\n<p>Saat-saat kegelapan membuat saya berpikir bahwa jika saya merawat banyak orang yang Tuhan percayakan kepada saya, maka Tuhan akan merawat kehidupan yang telah merawat saya, seperti orang tua saya. Dan sekarang, dengan sekuat tenaga, saya dapat mengulangi jawaban yang sama: Saya yakin Tuhan akan menjaga mereka.<\/p>\n<h3>Di Roma<\/h3>\n<p>\"Setelah empat tahun yang indah dalam hidup saya, saya memulai kursus filsafat di Seminari Tinggi Marymatha di Trichur. Setiap hari saya merasa semakin yakin dengan keputusan saya. Saya bahkan mengatakan pada diri saya sendiri bahwa jika bukan karena studi teknik sipil, sebelum saya memulai pelatihan imamat, saya mungkin tidak akan masuk seminari. Tuhan tidak pernah berhenti memberkati saya.<\/p>\n<p>Y<a href=\"https:\/\/www.sedessapientiae.it\/?lang=es\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini di Roma,<\/a> Saya pikir, untuk membangun saya menjadi imam yang terbaik, seperti yang Dia inginkan, ini adalah cara terbaik bagi saya. Dan saya berdoa dan memohon doa dari Anda untuk memberi saya keberanian menghadapi kesulitan di jalan saya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2378 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_844\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2379 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2380 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_197\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-163390\" title=\"eloi-4\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-4.jpg\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 720px, 100vw\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-4.jpg 720w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/eloi-4-480x307.jpg 480w\" alt=\"seminarista indio\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_19 et_clickable et_pb_text_align_left et_pb_blurb_position_left et_pb_bg_layout_dark\">\n<div class=\"et_pb_blurb_content\">\n<div class=\"et_pb_main_blurb_image\"><span class=\"et_pb_image_wrap\"><span class=\"et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone et-pb-icon\">\uf4b9<\/span><\/span><\/div>\n<div class=\"et_pb_blurb_container\">\n<h4 class=\"et_pb_module_header\">Bantu latihlah para seminaris dari India untuk membantu Gereja di seluruh dunia - berdonasilah sekarang juga!<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2381 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_845\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2382 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2383 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_902 elemento-firma et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Gerardo Ferrara<\/strong><br \/>\nLulusan Sejarah dan Ilmu Politik, dengan spesialisasi Timur Tengah.<br \/>\nBertanggung jawab atas mahasiswa di Universitas Kepausan Salib Suci di Roma.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2384 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eloi Chiramal adalah seorang seminaris India berusia 24 tahun dari arkhaisme Syro-Malabar di Thrissur, di negara bagian Kerala. Sejak 22 September, ia belajar teologi di Universitas Kepausan Salib Suci. Ketertarikannya pada imamat mengalir dalam keluarganya; ayahnya ingin menjadi seorang imam dan saudara laki-lakinya, Joel, akan ditahbiskan pada bulan Desember tahun ini. Dia menceritakan kisahnya sebagai orang pertama.<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":169467,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[120,121],"class_list":["post-163344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-sacerdote","tag-seminarista"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163344"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163344\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199006,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163344\/revisions\/199006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}