{"id":158840,"date":"2022-09-12T11:00:22","date_gmt":"2022-09-12T09:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/?post_type=testimonios&#038;p=158840"},"modified":"2024-06-06T16:00:10","modified_gmt":"2024-06-06T14:00:10","slug":"lungelo-sudafrica-en-mi-pais-hay-muchas-conversiones","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/lungelo-sudafrica-en-mi-pais-hay-muchas-conversiones\/","title":{"rendered":"Lungelo dari Afrika Selatan: \"Di negara saya ada banyak orang yang pindah agama\"."},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_141 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_759\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2124 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2125 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_820 post-excerpt et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2126 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_760\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2127 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2128 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_821 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Seminaris Afrika Selatan, Lungelo<\/h2>\n<p><em><strong><a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/colabora\/pon-cara-a-tu-donativo\/lungelo-halalisani-sikhakhane\/\">Lungelo Halalisani Gabriel Sikhakhane<\/a> adalah seorang seminaris dari Afrika Selatan, dari Keuskupan Eshowe. Dia berusia 28 tahun dan sedang belajar teologi di Seminari Internasional Bidasoa di Pamplona. Berasal dari Zulu, keluarganya tidak religius, tetapi orang tuanya memberinya pendidikan terbaik di pusat-pusat pendidikan Katolik. Dia bercerita tentang panggilannya.<\/strong><\/em><\/p>\n<p>\"Saya anak ketiga dari empat bersaudara dan orang tua saya membesarkan kami dengan nilai-nilai Kristiani. Meskipun keluarga saya hanya memiliki sedikit sumber daya, orang tua saya berusaha untuk mendidik kami dengan cara yang baik dan menyeluruh. Saya telah menerima banyak bantuan dari para misionaris dan religius dan teladan hidup mereka tumbuh dalam diri saya sedemikian rupa sehingga saya mempertimbangkan untuk memilih kehidupan imamat\".<\/p>\n<h3><strong>Seorang imam Benediktin\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p>\"Teladan seorang imam Benediktin bernama Pastor Ruprecht Wolf, dan perhatiannya terhadap segala sesuatu tentang Tuhan, membuat saya ingin memberikan hidup saya dan melayani Tuhan di Gereja-Nya. Jadi saya bertobat dan dibaptis dengan nama Gabriel.<\/p>\n<p>Di masa muda saya, saya terlibat dalam kehidupan Gereja, selama beberapa tahun menjadi pemimpin kelompok kaum muda, dan juga membantu para imam di komunitas-komunitas di pinggiran paroki saya\".<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2129 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_761\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2130 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2131 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_178\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-158844\" title=\"Lungelo, seorang seminaris dari Afrika Selatan.\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG_20220409_172135-scaled-e1662933919296.jpg\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 2160px, 100vw\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG_20220409_172135-scaled-e1662933919296.jpg 2160w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG_20220409_172135-scaled-e1662933919296-1280x720.jpg 1280w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG_20220409_172135-scaled-e1662933919296-980x551.jpg 980w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/IMG_20220409_172135-scaled-e1662933919296-480x270.jpg 480w\" alt=\"Lungelo, seminarista de Sud\u00e1frica.\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_822 leyenda et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Lungelo, seorang seminaris dari Afrika Selatan, bertobat saat remaja dan dibaptis dengan nama Gabriel. Teladan seorang imam Benediktin membantunya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memutuskan untuk menyerahkan diri kepada-Nya sebagai seorang seminaris. Musim panas ini dia telah membantu dalam pekerjaan pastoral di berbagai paroki di Madrid. Dalam foto, di depan Palacio de Oriente dekat katedral La Almudena. \"Saya ingin melatih diri saya dengan baik sehingga saya dapat melayani negara saya, di mana ada kebutuhan besar untuk melatih umat beriman dengan baik dalam kehidupan Kristiani,\" katanya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2132 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_762\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2133 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2134 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_823 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Di Bidasoa, sebuah keluarga<\/h2>\n<p>\"Saya datang ke Seminar Internasional <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/testimonios-sacerdotes\/simon-seminarista-de-tanzania-de-ingeniero-a-sacerdote\/\">Bidasoa<\/a> dua tahun yang lalu, berkat kepercayaan uskup saya dan berkat bantuan beasiswa yang saya terima untuk studi saya melalui para dermawan yang sangat saya syukuri. Untuk semua ini, saya sangat senang dan puas. Belajar dan berlatih di luar negara saya adalah sesuatu yang tidak pernah saya impikan.<\/p>\n<p><strong>Bidasoa lebih dari sekedar Seminari, melainkan sebuah keluarga.<\/strong> Saya terkesan dengan komitmen untuk menjaga liturgi, kehidupan kesalehan, studi dan pertumbuhan manusia. Berkat pembinaan yang saya terima di Bidasoa, cinta saya untuk panggilan imamat saya meningkat, dan saya berdoa kepada Tuhan agar suatu hari nanti saya akan menjadi seorang imam yang kudus.<\/p>\n<p>Sejak saya masuk seminari, proses pembinaan saya telah menandai cara berpikir dan cara pandang saya terhadap kehidupan. Saya telah membuka mata saya terhadap iman, cinta dan belas kasihan yang secara alamiah harus ditularkan oleh seorang imam dan seorang Katolik.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2135 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_763\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_2136 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_2137 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_824 frase-destacada et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">\"Apa yang diharapkan dari seorang imam di abad ke-21 adalah seseorang yang benar-benar berbakti dan mencintai Tuhan dan yang akan membawa orang lain kepada-Nya,\" kata Lungelo, seorang seminaris dari Afrika Selatan.<\/p>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_2138 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_764\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2139 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2140 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_825 et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h2>Para pendeta abad ke-21<\/h2>\n<p><strong>\"Apa yang diharapkan dari seorang imam di abad ke-21?<\/strong> adalah seseorang yang benar-benar berbakti dan jatuh cinta kepada Tuhan dan dengan demikian membawa orang lain kepada-Nya. Kekudusan diharapkan dalam kehidupannya dan diharapkan menjadi koheren dan otentik.<\/p>\n<p>Saya ingin melatih diri saya dengan sangat baik agar dapat melayani negara saya, di mana ada kebutuhan besar untuk memberikan kepada umat beriman pendidikan yang baik dalam kehidupan Kristiani, doktrin Gereja dan memungkinkan mereka untuk mengambil inisiatif dalam parameter yang diharapkan dari mereka.<\/p>\n<h3><strong>Gereja di Afrika Selatan\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p>\"Kekurangan imam juga menghambat kehidupan sakramental banyak umat beriman yang tinggal di pinggiran paroki-paroki di negara saya. Namun demikian, Gereja terus bertumbuh dan ada banyak pertobatan.<\/p>\n<p>Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/testimonios-sacerdotes\/benefactores-carf-tenemos-responsabilidad-con-la-iglesia-universal\/\">dermawan<\/a> Dukungan CARF untuk formasi saya dan formasi orang lain, yang akan membantu saya untuk membantu keuskupan saya dan untuk melaksanakan misi injili yang dipercayakan kepada para imam yang baik dan kudus. Saya bekerja keras setiap hari untuk memanfaatkan pengalaman formasi ini sebaik-baiknya\".<\/p>\n<p>Dalam hal ini<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=T4Yw4d6K_44\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> video,<\/a> memberikan wawancara kepada saluran Youtube <strong>Mater Mundi<\/strong>.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2141 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_765\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2142 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_2143 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_826 elemento-firma et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><strong>Marta Sant\u00edn<\/strong><\/p>\n<p>Wartawan yang mengkhususkan diri dalam informasi keagamaan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_2144 et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child et_pb_column_empty\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lungelo Halalisani Gabriel adalah seorang seminaris dari Keuskupan Eshowe, Afrika Selatan. Dia berusia 28 tahun dan sedang belajar teologi di Seminari Internasional Bidasoa di Pamplona. Berasal dari Zulu, keluarganya tidak religius, tetapi orang tuanya memberinya pendidikan terbaik di pusat-pusat pendidikan Katolik. Dia bercerita tentang panggilannya. <\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":193110,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[109],"tags":[172,120,121],"class_list":["post-158840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-historias","tag-congregaciones-religiosas","tag-sacerdote","tag-seminarista"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158840"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":169815,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158840\/revisions\/169815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}