{"id":149974,"date":"2023-03-23T08:00:00","date_gmt":"2023-03-23T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/?p=149974"},"modified":"2025-02-03T15:52:57","modified_gmt":"2025-02-03T14:52:57","slug":"domingo-de-ramos-significado","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/domingo-de-ramos-significado\/","title":{"rendered":"Minggu Palem: makna dan sejarah alkitabiah"},"content":{"rendered":"<div class=\"et_pb_section et_pb_section_45 et_section_regular\">\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_339 et_pb_gutters2\">\n<h2 class=\"et_pb_column et_pb_column_1_5 et_pb_column_894 b-col-1  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et_pb_column_empty\"><span style=\"color: revert; font-size: revert; font-weight: revert;\">Apa yang kita rayakan pada Minggu Palma?<\/span><\/h2>\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_895 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_316  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p>Minggu Palma adalah hari Minggu terakhir sebelum Triduum Paskah. Kami juga menyebutnya sebagai Minggu Sengsara.<\/p>\n<p>Ini adalah festival perdamaian Kristen. Cabang-cabang, dengan simbolisme kunonya, mengingatkan kita sekarang tentang perjanjian antara Allah dan umat-Nya. Diteguhkan dan diteguhkan di dalam Kristus, karena Dia adalah damai sejahtera kita.<\/p>\n<p>Dalam liturgi Gereja Katolik kita yang kudus, hari ini kita membaca kata-kata sukacita yang mendalam ini: <em>anak-anak Ibrani, dengan membawa ranting-ranting pohon zaitun, keluar menyongsong Tuhan, sambil berseru-seru dan berkata, \"Kemuliaan di tempat yang mahatinggi!<\/em><\/p>\n<p>Sementara <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/expertos\/la-figura-historica-de-jesus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yesus<\/a> Ketika Ia lewat, Lukas menceritakan, orang-orang membentangkan pakaian mereka di jalan. Dan ketika mereka sudah dekat ke bukit Zaitun, murid-murid dalam jumlah yang besar, diliputi sukacita, mulai memuji Allah dengan suara nyaring karena semua keajaiban yang telah mereka lihat: Diberkatilah Raja yang datang dalam nama Tuhan, damai sejahtera di surga dan kemuliaan di tempat yang tertinggi.<\/p>\n<blockquote>\n<p>\"Dengan karya pelayanan, kita dapat mempersiapkan kemenangan yang lebih besar bagi Tuhan daripada saat Ia masuk ke Yerusalem\". <a href=\"https:\/\/escriva.org\/es\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Santo Josemar\u00eda Escriv\u00e1.<\/em><\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3>Sejarah dan asal usul<\/h3>\n<p>Pada hari ini, umat Kristiani memperingati masuknya Kristus ke Yerusalem untuk menyempurnakan Misteri Paskah-Nya. Karena alasan ini, dua Injil telah lama dibacakan pada Misa Kudus pada hari ini.<\/p>\n<p>Seperti yang dijelaskan oleh Paus Fransiskus, \"perayaan ini memiliki rasa ganda, manis dan pahit, sukacita dan kesedihan, karena di dalamnya kita merayakan masuknya Tuhan ke Yerusalem, yang diakui oleh para murid-Nya sebagai raja, sementara pada saat yang sama kisah Injil tentang penderitaan-Nya diwartakan dengan sungguh-sungguh.<\/p>\n<p>Jadi hati kita merasakan kontras yang menyakitkan itu dan mengalami sampai batas tertentu apa yang Yesus rasakan di dalam hatinya pada hari itu, hari ketika dia bersukacita dengan teman-temannya dan menangisi Yerusalem.\"<\/p>\n<p>Pada hari Minggu Palma, ketika Tuhan kita memulai minggu yang menentukan bagi keselamatan kita, St. Josemar\u00eda menganjurkan agar \"marilah kita mengesampingkan pertimbangan-pertimbangan yang dangkal, marilah kita pergi ke apa yang utama, ke apa yang benar-benar penting. Lihatlah:<\/p>\n<p>Lihat:<strong> apa yang harus kita tuju adalah pergi ke surga<\/strong>. Jika tidak, tidak ada yang berharga. <strong>Untuk masuk surga, kesetiaan kepada ajaran Kristus sangat diperlukan.<\/strong> Untuk menjadi setia, sangat diperlukan untuk bertekun dengan keteguhan hati dalam perjuangan kita melawan rintangan-rintangan yang menentang kebahagiaan kekal kita...\".<\/p>\n<p>Daun palem, tulis Santo Agustinus, adalah simbol penghormatan, karena daun palem menandakan kemenangan. Tuhan hendak menaklukkan, mati di kayu Salib. Ia akan menang, dalam tanda Salib, atas Iblis, sang pangeran maut.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_340 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_898 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_317 cita-maxi  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<blockquote>\n<p>Ia datang untuk menyelamatkan kita; dan kita dipanggil untuk memilih jalan-Nya: jalan pelayanan, pemberian diri, pelupaan diri. Kita dapat memulai jalan ini dengan berhenti selama hari-hari ini untuk melihat Salib, \"kursi Tuhan\".<\/p>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_341 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_901 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_318  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Makna Minggu Palem<\/h3>\n<p>Uskup Javier Echevarr\u00eda, membuat kita melihat makna Kristiani dari perayaan ini: \"Kita, yang bukan apa-apa, sering kali sombong dan congkak: kita berusaha untuk menonjol, untuk menarik perhatian; kita mencoba untuk dikagumi dan dipuji oleh orang lain.\u00a0<\/p>\n<p>Antusiasme masyarakat biasanya tidak bertahan lama. Beberapa hari kemudian, mereka yang telah menyambutnya dengan sorak-sorai akan menangisi kematiannya. Dan apakah kita akan membiarkan diri kita terbawa oleh antusiasme yang berlalu begitu saja?<\/p>\n<p><strong>Jika pada hari-hari ini kita melihat kepakan ilahi dari anugerah Allah, yang melintas di dekat kita, marilah kita memberi ruang untuk itu dalam jiwa kita.<\/strong> Marilah kita membentangkan hati kita di atas tanah, bukannya di atas pohon palem atau ranting zaitun. Marilah kita bersikap rendah hati, malu dan bersimpati kepada orang lain. Inilah penghormatan yang Yesus harapkan dari kita.<\/p>\n<p>Sama seperti Tuhan memasuki Kota Suci di atas punggung keledai,\" kata Benediktus XVI, \"demikianlah Gereja selalu melihat Dia datang kembali dalam kedok roti dan anggur yang sederhana\".<\/p>\n<p>Adegan Minggu Palma diulang dengan cara tertentu dalam kehidupan kita sendiri. Yesus mendekati kota jiwa kita dengan cara yang biasa: dalam ketenangan sakramen-sakramen; atau dalam petunjuk-petunjuk yang lembut, seperti yang ditunjukkan oleh St:<\/p>\n<p>\"Hiduplah tepat waktu dalam memenuhi kewajibanmu; tersenyumlah kepada mereka yang membutuhkannya, meskipun jiwamu sedang kesakitan; persembahkanlah waktu yang diperlukan untuk berdoa; datanglah untuk membantu mereka yang mencarimu; praktikkanlah keadilan, dan perluaslah keadilan itu dengan anugerah kasih sayang\".<\/p>\n<p>Paus Fransiskus menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat menghentikan antusiasme untuk masuknya Yesus; jangan sampai ada yang menghalangi kita untuk menemukan di dalam Dia sumber sukacita kita, sukacita yang otentik, yang tinggal dan memberikan kedamaian; karena hanya Yesus yang menyelamatkan kita dari ikatan dosa, kematian, ketakutan dan kesedihan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_342 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_904 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_image et_pb_image_47\">\n<p><span style=\"font-size: revert; color: initial;\">Barangsiapa menerima Yesus di dalam kerendahan hati dan kesederhanaan, maka ia akan membawa-Nya ke mana-mana.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_319 cita-mini  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<p><span class=\"et_pb_image_wrap\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-150134\" title=\"Palm-Sunday-CARF\" src=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/domingo-de-ramos-CARF.png\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" srcset=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/domingo-de-ramos-CARF.png 720w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/domingo-de-ramos-CARF-300x225.png 300w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/domingo-de-ramos-CARF-510x382.png 510w, https:\/\/fundacioncarf.org\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/domingo-de-ramos-CARF-480x360.png 480w\" alt=\"Domingo de ramos: significado b\u00edblico e historia\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_343 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_907 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_320  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<h3>Minggu Palma dalam Alkitab<\/h3>\n<p>Liturgi Minggu Palma menempatkan canticle ini di bibir orang-orang Kristen: Angkatlah ambang pintu gerbangmu, hai pintu-pintu gerbang; angkatlah ambang pintumu, hai pintu-pintu yang kuno, supaya Raja kemuliaan dapat masuk.<\/p>\n<h3>Injil Pertama Minggu Palma (Lukas 19,28-40)<\/h3>\n<p class=\"et_pb_text_inner\">Setelah mengatakan hal ini, ia berjalan mendahului mereka sampai ke Yerusalem.<br \/>Dan ketika Ia mendekati Betfage dan Betania, dekat bukit yang disebut Bukit Zaitun, Ia menyuruh dua orang murid-Nya, katanya:<br \/>-Pergilah ke desa di seberang; ketika engkau memasukinya, engkau akan menemukan seekor keledai yang diikat, yang belum pernah ditunggangi oleh siapa pun; lepaskan ikatannya dan bawalah masuk. Dan jika ada orang yang bertanya kepadamu mengapa engkau melepaskan ikatannya, katakanlah kepadanya, 'Karena Tuhan memerlukannya'.<br \/>Para utusan pergi dan menemukannya seperti yang telah ia katakan kepada mereka. Ketika mereka melepaskan ikatan keledai itu, tuan mereka berkata kepada mereka:<br \/>- Mengapa Anda melepaskan ikatan keledai?<br \/>-Karena Tuhan membutuhkannya,\" jawab mereka.<br \/>Mereka membawanya kepada Yesus. Dan mereka melemparkan jubah mereka ke atas keledai itu dan menyuruh Yesus menungganginya. Sambil berjalan, mereka membentangkan jubah mereka di sepanjang jalan. Ketika Yesus semakin dekat, ketika Ia menuruni Bukit Zaitun, seluruh murid-murid-Nya, yang penuh dengan sukacita, mulai memuji Allah dengan suara nyaring karena semua keajaiban yang telah mereka lihat, dan berkata, \"Aku telah melihat banyak sekali keajaiban!<br \/>Diberkatilah Raja yang datang dalam nama Tuhan!<br \/>Damai sejahtera di surga dan kemuliaan di tempat tertinggi!<br \/>Beberapa orang Farisi di antara orang banyak berkata kepada-Nya, \"Guru, tegurlah murid-murid-Mu.<br \/>Ia berkata kepada mereka, \"Aku berkata kepadamu, jika mereka berdiam diri, batu-batu itu akan berteriak.<\/p>\n<h3>Injil Minggu Palma (Markus 11, 1-10)<\/h3>\n<p>Ketika Yesus sudah dekat ke Yerusalem, ke Betfage dan Betania, di Bukit Zaitun, Ia menyuruh dua orang murid-Nya dan berkata kepada mereka:<br \/>-Pergilah ke desa di seberangmu, dan segera setelah engkau memasukinya engkau akan menemukan seekor keledai yang diikat, yang belum pernah ditunggangi oleh siapa pun; lepaskan ikatannya dan bawalah kembali. Dan jika ada orang yang berkata kepadamu, \"Mengapa engkau melakukan hal ini?\", katakanlah kepadanya, \"Tuhan membutuhkannya, dan Ia akan membawanya kembali ke sini segera.<br \/>Mereka pergi dan menemukan seekor keledai yang diikat di pintu gerbang di luar di persimpangan jalan, dan mereka melepaskan ikatannya. Beberapa orang yang berada di sana berkata kepada mereka:<br \/>-Apa yang kamu lakukan melepaskan ikatan keledai?<br \/>Mereka menjawab mereka seperti yang Yesus perintahkan kepada mereka, dan mereka mengizinkan mereka untuk melakukannya.<br \/>Kemudian mereka membawa keledai itu kepada Yesus, melemparkan jubah mereka ke atasnya, dan Ia naik ke atasnya. Banyak yang membentangkan jubah mereka di jalan, yang lainnya adalah ranting-ranting yang mereka potong dari ladang. Mereka yang mendahului dan mereka yang mengikuti di belakang berteriak:<br \/>-Diberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan bapa kita Daud yang akan datang, diberkatilah Kerajaan bapa kita Daud, diberkatilah Hosana di tempat yang tertinggi, diberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan bapa kita Daud yang akan datang, diberkatilah Hosana di tempat yang tertinggi.<br \/>Setelah Ia memperhatikan segala sesuatu dengan seksama, pergilah Ia ke Betania bersama-sama dengan kedua belas murid-Nya, karena hari sudah malam.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_344 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_910 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_with_border et_pb_module et_pb_text et_pb_text_321 cita-maxi  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<blockquote>\n<p>\"Ada ratusan binatang yang lebih indah, lebih tangkas dan lebih kejam. Tetapi Kristus memandang kepada keledai itu, si keledai, untuk menunjukkan diri-Nya sebagai raja kepada orang-orang yang mengakui-Nya. Karena Yesus tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan kelicikan yang penuh perhitungan, dengan kekejaman yang berhati dingin, dengan keindahan yang mencolok tetapi hampa.<\/p>\n<p>Tuhan kita menghargai sukacita hati yang muda, langkah yang sederhana, suara yang tidak fals, mata yang jernih, telinga yang memperhatikan firman kasih sayang-Nya. Demikianlah Dia memerintah di dalam jiwa\". <b style=\"font-size: revert; color: initial;\">Santo Yosemar\u00eda<\/b><\/p>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"et_pb_row et_pb_row_345 et_pb_gutters2\">\n<div class=\"et_pb_column et_pb_column_3_5 et_pb_column_913 b-col-2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough\">\n<div class=\"et_pb_module et_pb_text et_pb_text_322  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light\">\n<div class=\"et_pb_text_inner\">\n<h3>Prosesi Minggu Palma<\/h3>\n<p>Tradisi merayakan Minggu Palma sudah berusia ratusan tahun. Selama berabad-abad, pemberkatan pohon zaitun telah menjadi bagian dari festival ini, begitu juga dengan prosesi, <a href=\"https:\/\/fundacioncarf.org\/santa-misa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Misa Kudus<\/a> dan penceritaan kembali Sengsara Kristus selama itu. Hari ini mereka dirayakan di banyak negara.<\/p>\n<p>Umat beriman mengambil bagian dalam prosesi dari Yerusalem, yang berasal dari abad ke-4, <strong>Mereka juga membawa ranting pohon palem, zaitun atau pohon lainnya di tangan mereka dan menyanyikan lagu-lagu Minggu Palma.<\/strong>. Para imam membawa karangan bunga dan memimpin umat beriman.<\/p>\n<p>Di Spanyol, sebuah <strong>Prosesi Minggu Palma memperingati masuknya Yesus ke Yerusalem<\/strong>. Berkumpul bersama kita bernyanyi <em>hosanna<\/em> dan melambaikan telapak tangannya sebagai isyarat pujian dan sambutan.<\/p>\n<p>Ranting-ranting zaitun adalah pengingat bahwa masa Prapaskah adalah masa pengharapan dan pembaharuan iman kepada Tuhan.<strong>\u00a0Mereka dikaitkan sebagai simbol kehidupan dan kebangkitan Yesus Kristus.<\/strong>. Mereka juga mengingat iman Gereja kepada Kristus dan proklamasi-Nya sebagai Raja Langit dan Bumi.<\/p>\n<p>Pada akhir ziarah, sudah menjadi kebiasaan untuk menempatkan telapak tangan yang diberkati di samping salib di rumah kita sebagai pengingat akan kemenangan Paskah Yesus.<\/p>\n<p>Pohon-pohon zaitun yang sama ini akan disiapkan untuk Rabu Abu berikutnya.  Untuk upacara penting ini, sisa-sisa pohon palem yang diberkati pada Minggu Palem tahun sebelumnya dibakar. Sisa-sisa pohon zaitun tersebut diperciki dengan air suci dan kemudian diberi dupa.<\/p>\n<h3>Lagu-lagu untuk Minggu Palem<\/h3>\n<p>Daftar singkat lagu-lagu yang direkomendasikan untuk perayaan Minggu Palma<\/p>\n<ul>\n<li>Lagu prosesi: KAMU AKAN MEMERINTAH<\/li>\n<li>Lagu masuk: HOSANNA, HOSANNA<\/li>\n<li>Dari Mazmur 21: ALLAHKU, ALLAHKU, MENGAPA ENGKAU MENINGGALKAN AKU?<\/li>\n<li>\u00a0Aklamasi sebelum Injil: HONOUR AND GLORY TO YOU, LORD JESUS<\/li>\n<li>Ayat: KRISTUS MENYERAHKAN DIRINYA UNTUK KEPENTINGAN KITA<\/li>\n<li>Nyanyian pujian: BIARLAH KITA MEMBAWA TUHAN<\/li>\n<li>Santo: SUCI, SUCI, SUCI - Alberto Taul\u00e9.mp3<\/li>\n<li>Lamb of God: LAMB OF GOD<\/li>\n<li>Lagu persekutuan: TUHAN, KE MANA KITA AKAN PERGI?<\/li>\n<li>Lagu renungan: DALAM SALIBMU KAMU BERDIRI HARI INI<\/li>\n<li>Lagu pembuka: DI ATAS KAKI SALIB<\/li>\n<li>Sebelum pembacaan: KEMULIAAN BAGIMU, TUHAN<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Daftar Pustaka:<\/strong><br>Paus Fransiskus, Homili untuk Minggu Palma 2017.<br>Benediktus XVI, Yesus dari Nazaret.<br>St Josemar\u00eda, Kristus lewat.<br>St Josemaria, Forge.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari di mana kita mengenang masuknya Yesus ke Yerusalem dengan penuh kemenangan, beberapa hari sebelum kematiannya. Perayaan Minggu Palma menandai dimulainya Pekan Suci. <\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":194188,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[11,6],"class_list":["post-149974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-cuaresma","tag-vida-cristiana"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=149974"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149974\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207358,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149974\/revisions\/207358"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=149974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=149974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=149974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}