{"id":132219,"date":"2021-03-17T19:55:26","date_gmt":"2021-03-17T18:55:26","guid":{"rendered":"https:\/\/carfundacion.roymo.info\/?post_type=testimonio&p=132219"},"modified":"2026-03-23T11:42:55","modified_gmt":"2026-03-23T10:42:55","slug":"hermana-emanuela-guia-museos-vaticanos-peregrinos-escuchan-mensaje-evangelio-por-primera-vez","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fundacioncarf.org\/id\/hermana-emanuela-guia-museos-vaticanos-peregrinos-escuchan-mensaje-evangelio-por-primera-vez\/","title":{"rendered":"Suster Emanuela dari Museum Vatikan: \u00abBanyak peziarah mendengarkan pesan Injil\u00bb.\u00bb"},"content":{"rendered":"
Dalam wawancara untuk CARF ini, ia berbicara tentang panggilannya, kehidupan religiusnya dan pekerjaannya yang penting dalam memandu para peziarah dan wisatawan melalui Basilika Santo Petrus dan Museum Vatikan. Pekerjaan ini merupakan kesempatan besar untuk menyebarkan iman dan membuat Injil dikenal, terutama sebagai komunikator yang dilatih di Fakultas Komunikasi di Universitas Salib Suci di Roma. \u00a0<\/strong><\/p>\n Sejak usia sangat muda saya selalu mencintai Tuhan dan memiliki minat yang mendalam dalam kehidupan dan ajaran Gereja Katolik. Saya berpartisipasi dalam ziarah kaum muda keuskupan ke Lourdes dan menjadi anggota aktif kelompok kaum muda paroki.<\/p>\n Tetapi Anda tidak langsung berpikir tentang kehidupan religius? <\/em><\/strong> Bagaimana bisa?<\/em><\/strong> Sangat mengherankan, karena banyak orang, ketika mereka melihat perlunya penginjilan, selalu berpikir tentang misi. Philip Neri, misalnya, ingin pergi ke Hindia, tetapi seorang biarawan mengatakan kepadanya bahwa Hindia yang dimaksud adalah Roma...<\/em><\/strong>Saya tidak ingin pergi ke Afrika<\/h2>\n
\nYa, saya memikirkannya, saya selalu memiliki ketertarikan pada karya penginjilan Gereja, tetapi kemudian saya membuangnya...<\/p>\n
\nYah, karena saya tidak ingin pergi ke Afrika!<\/p>\n
\nTepat sekali! Dan saya, karena prasangka ini, tidak segera mengindahkan panggilan Tuhan dan pergi untuk belajar ekonomi di Universitas Manchester. Saya kemudian bekerja di sektor perbankan dan kemudian sebagai konsultan untuk penyedia layanan TI. Pikiran bahwa Tuhan memanggil saya selalu hadir.<\/p>\n